Garin Nugroho Ajak Mahasiswa Nobar “Siapa Dia” Bersama LSF
LSF yang baru tidak memotong atau nge-blur. Prinsip kami adalah penggolongan usia.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Puluhan mahasiswa dan pegiat film memenuhi Studio XXI Empire Yogyakarta, Jumat (28/11/2025), dalam kegiatan Penguatan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri yang digelar Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia.
Sineas Garin Nugroho hadir langsung memberi pengantar sebelum pemutaran film musikal Siapa Dia. Dengan gaya bercandanya, dia menyinggung antusiasme para pemain yang beradu peran dengan aktor Nicholas Saputra dalam beberapa adegan, memancing tawa penonton.
Di balik gurauan itu, Garin menjelaskan film tersebut sebagai ruang belajar perjalanan sinema Indonesia, merekam sejarah dari masa kolonial hingga 2020. Film berdurasi 102 menit itu diproduksi hanya dalam dua minggu dengan lokasi syuting di Semarang, Jogja dan Salatiga.
Dari sisi penyelenggara, Ketua Subkomisi Sosialisasi LSF RI, Titin Setiawati, menjelaskan lembaganya kini menekankan klasifikasi usia ketimbang pemotongan adegan.
Memahami konten
Titin menyatakan hanya 46 persen tontonan yang dikonsumsi masyarakat pada 2023 sesuai klasifikasi umur. Ketidaksesuaian itu dapat memicu perilaku berisiko hingga imitasi adegan berbahaya.
Acara di Yogyakarta ini menegaskan, literasi tontonan tidak hanya disampaikan lewat regulasi, tetapi juga melalui ruang dialog antara sineas, lembaga sensor dan publik.
Muhammad Zukhronnee Muslim
