Selasa, 07 Des 2021,


fky-2021-media-warga-mencatat-dan-mencatat-wargaKeluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) berjuang dalam mempertahankan ekosistem kawasan pantai di kawasan konservasi di Baros, Kretek, Bantul (istimewa)


Muhammad Zukhronnee Muslim
FKY 2021, Media Warga Mencatat dan Mencatat Warga

SHARE

KORANBERNAS ID, YOGYAKARTA -- Semangat pencatatan budaya hadir sebagai kerangka utama dalam penyusunan seluruh program FKY 2021 Mereka Rekam. FKY terus menjaga semangatnya untuk melibatkan dan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam mewujudkan visi ini.

Kebudayaan di Yogyakarta terus tumbuh dan berkembang. Nilai kearifan dan keanekaragaman di dalamnya perlu untuk terus dilestarikan dan dirawat. Dalam hal ini, pencatatan budaya dimaksudkan dalam rangka pemeliharaan kebudayaan.

Peran dan partisipasi aktif warga dalam upaya pemeliharaan ini memberi sumbangsih penting bagi kebudayaan, terutama warisan bagi generasi mendatang.

Ruang keterlibatan warga dibingkai dalam lima kategori Catatan Warga, yakni Cipta Lagu Anak, Tembang Dolanan Anak, Podcast Situs Bersejarah, Vlog Kuliner Warisan, dan Perekaman Kegiatan Budaya.

"Catatan Warga disusun dengan strategi kompetisi agar kemeriahan FKY 2021 tetap hadir di tengah masyarakat, sekaligus sejalan dalam mempraktikkan semangat pencatatan budaya di sekitar yang acap kali luput dari perhatian," terang Salsabila Daniswara, Narahubung FKY 2021 dalam keterangan tertulisnya Senin (4/10/2021).

Lima kategori tersebut menyasar lapisan masyarakat mulai dari usia dewasa hingga anak-anak yang menjadi agen kebudayaan di masa depan. FKY 2021 Mereka Rekam juga melakukan pencatatan atas keberdayaan warga yang tumbuh dan mungkin tak pernah tersentuh atau diketahui, terutama dalam situasi krisis setahun belakangan.

Dalam pencatatan kali ini, Salsa melanjutkan, FKY mendokumentasikan keberdayaan melalui medium foto dan video. Beberapa catatan yang muncul di antaranya adalah Para Penjaga di Muara.

'Catatan ini berupa foto yang berhasil memotret gerakan warga dalam mengelola hutan bakau di kawasan konservasi di Baros, Kretek, Bantul," lanjutnya.

Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) tanpa disadari telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir mempertahankan ekosistem kawasan pantai yang sering kali disepelekan. Keberadaan KP2B setidaknya mengingatkan warga tanggung jawab atas dunia yang terus ditinggali.

Pencatatan atas keberdayaan warga juga direkam melalui video berjudul Gotong Royong. Catatan ini melihat sebuah gerakan sosial yang lahir dari inisiatif warga di tengah krisis pandemi. Ini merupakan salah satu catatan besar dalam perjuangan masyarakat di kala bencana melanda.

Melalui kemunculan Oksigen Sambung Nyawa dan Relawan Siaga Covid RT 54 Gedongkiwo, gotong royong muncul sebagai watak khas dari masyarakat dalam membantu sesama.

Hasil pencatatan dipresentasikan dalam medium digital berupa foto, video, maupun rekaman audio. Ini merupakan langkah adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital hari ini untuk menyediakan ruang bagi keragaman dan interaksi budaya, melindungi dan mengembangkan nilai, ekspresi, dan praktik kebudayaan tradisi.

"Selain itu juga memperkuat kedudukan Yogyakarta sebagai wilayah kebudayaan," lanjutnya.

Seluruh hasil pencatatan dari warga dan untuk warga ini dikumpulkan dan dipresentasikan ulang dalam web FKY agar menjadi sebuah pengetahuan bersama. Seluruh catatan dapat dipelajari secara bebas melalui situs web FKY 2021 Mereka Rekam di  www.fky.id. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini