Film Siapa Dia Karya Terbaru Garin Nugroho Dibintangi Aktor dan Aktris Ternama
Semua bermula dari sebuah koper berisi surat cinta dan catatan harian leluhur.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sutradara kawakan Garin Nugroho kembali menghasilkan karya terbarunya berjudul Siapa Dia, sebuah film musikal yang memadukan cinta lintas generasi dengan sejarah budaya populer Indonesia. Film berdurasi 102 menit ini dibintangi Nicholas Saputra yang memainkan empat karakter berbeda: Layar, seorang sutradara muda, serta tiga leluhurnya di lintas zaman.
Selain Nicholas, film ini juga menampilkan deretan aktor dan aktris ternama seperti Amanda Rawles, Widi Mulia, Ariel Tatum, Happy Salma dan Monita Tahalea yang berperan sebagai sosok-sosok penting dalam perjalanan cinta lintas zaman tersebut. Keberadaan mereka melengkapi nuansa musikal yang kuat sekaligus memperkaya dinamika cerita.
Garin menyebutkan musikal sebagai medium terbaik untuk menarasikan perjalanan sejarah bangsa. “Indonesia ini negeri yang bernyanyi dan menari. Mau sedih, gembira, patah hati atau marah, kalau dinyanyikan dan dinarikan akan lebih hidup. Karena itu medium terbaik untuk bercerita tentang sejarah populer kita adalah musikal,” ujarnya.
Film tersebut menelusuri kisah cinta dari masa kolonial, pendudukan Jepang, Orde Baru hingga era modern. Semua bermula dari sebuah koper berisi surat cinta dan catatan harian leluhur yang kemudian membuka jalan bagi cerita musikal lintas generasi.
Foto bersama antara cast, sutradara dan penonton seusai pemutaran film Siapa Dia di Empire XXI Yogyakarta. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)
“Koper itu benda klasik. Setiap orang membawanya dalam perjalanan hidup. Dia menyimpan surat cinta, kenangan dan cerita yang menghubungkan lintas generasi,” kata Garin.
Garin ingin mengingatkan bahwa sejarah bangsa tidak hanya milik militer atau politik. “Sejarah populer sering disepelekan. Padahal setiap lagu menyimpan memori peristiwa dan kehidupan. Lewat lagu dan budaya populer, kita bisa menarasikan sejarah sinema dan perjalanan bangsa,” jelasnya.
Garin menambahkan film ini sebagai “surat cinta” untuk sinema Indonesia, sekaligus kado kemerdekaan ke-80 tahun. “Sudah empat tahun ini film Indonesia banyak berkisar pada horor dan drama. Kehidupan tidak cukup hanya dengan tangisan atau ketakutan. Kita juga butuh hiburan yang memberi pengalaman baru dan mencerahkan zaman. Siapa Dia hadir untuk itu,” lanjutnya.
Bagi Garin, memilih Nicholas untuk peran kompleks ini bukan keputusan mudah. Aktor yang dikenal melalui film Ada Apa dengan Cinta? itu memiliki image tertentu di mata publik yaitu cool, kalem dan cenderung introspektif.
Penasaran
"Nicholas itu punya bakat yang belum pernah dieksplor maksimal. Dia punya kemampuan komedi yang naif tapi menggoda. Ada kemampuan akting yang pasif tapi bikin orang penasaran. Plus suara yang original untuk nyanyi," ungkap Garin.
Sementara Nicholas Saputra menyatakan tantangan utama adalah membedakan empat karakter dalam satu DNA keluarga. Dia memilih pendekatan detail dengan gestur-gestur kecil yang merefleksikan zamannya.
“Di era kakek, posisi duduknya lebih terbuka seperti orang percaya diri karena itu masa perjuangan. Di era buyut ada keangkuhan patriarki, sementara di 80-an tubuhnya justru mengecil, rambut gondrong, tapi rapuh karena kesedihan,” ungkap Nicholas.
Amanda Rawles dan Ariel Tatum menambah warna babak modern dan era Orde Baru, sementara Happy Salma, Widi Mulia, serta Monita Tahalea memperkuat atmosfer musikal di tiap periode sejarah. Mereka membawa energi yang berbeda, dari sosok perempuan konservatif hingga karakter yang lebih berani dan egaliter.
Tayang perdana
Nicholas menyoroti peran perempuan yang tampil berbeda di tiap era. “Pada masa kolonial perempuan masih konservatif, di era 45 lebih egaliter, lalu di 80-an justru lebih kuat dan powerful. Itu yang membuat film ini kaya untuk didiskusikan,” tambahnya.
Film Siapa Dia tayang perdana 21 Agustus 2025 dan akan resmi dirilis di bioskop seluruh Indonesia mulai 28 Agustus 2025. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
