DPRD Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-195 Purworejo

Pada tahun 1831 Kadipaten Brengkel lebur menjadi Purworejo. Raden Kanjeng Tumenggung Cokrojoyo menjadi RAA Tjokronegoro.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-195 Purworejo
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD dengan agenda peringatan Hari Jadi ke-195 Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- DPRD Purworejo menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-195 Purworejo, Jumat (27/2/2026). Pada rapat yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD setempat itu dibeberkan perjalanan sejarah berdirinya kabupaten itu.

Bupati Pertama Purworejo adalah Raden Adipati Aryo (RAA) Tjokronegoro yang sebelumnya merupakan Tumenggung Brengkelan, berasal dari kata Sebrang Kali Kilen yaitu wilayah di barat Sungai Bogowonto dengan nama Kanjeng Raden Tumenggung Cokrojoyo. Pada tahun 1831 Kadipaten Brengkel lebur menjadi Purworejo dan Raden Kanjeng Tumenggung Cokrojoyo menjadi RAA Tjokronegoro.

"Perubahan nama menjadi Purworejo adalah doa dan harapan agar di wilayah tersebut semakin makmur dan unggul dalam berbagai bidang, menjadi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin atau mulia," kata Pram Prasetya Ahmad, Pemerhati Budaya Purworejo.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo, dihadiri anggota DPRD Purworejo, Bupati Purworejo Yuli Hastuti beserta jajaran dan Forkopimda.

Demi masyarakat

Tunaryo berharap tingkat kemiskinan berkurang, pembangunan merata di semua kecamatan sampai desa termasuk pembangunan jalan yang merupakan jalan kabupaten.

“Legislatif berkomitmen mengawal kebijakan pembangunan, bukan untuk diri sendiri namun demi kepentingan masyarakat," jelasnya usai rapat paripurna.

Sedangkan Yuli Hastuti mengatakan Hari Jadi Purworejo diatur di dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 diperingati setiap tanggal 27 Februari bertepatan dengan perubahan nama Brengkelan menjadi Purworejo pada tahun 1831.

"Nama Purworejo yang dimaknai sebagai awal kemakmuran menjadi harapan dan semangat bersama agar pembangunan yang kita laksanakan benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat," kata bupati.

Berbagai kegiatan

Menurutnya peringatan Hari Jadi ke-195 tahun ini telah dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan religius, bakti sosial, pelayanan masyarakat, kegiatan budaya, olahraga hingga pemberdayaan UMKM.

Ini menunjukkan Hari Jadi bukan hanya peringatan seremonial tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Panitia Rangkaian Hari Jadi Purworejo memberikan penghargaan untuk penyaji terbaik pertama Grebeg Budaya dari Kecamatan Bener, terbaik kedua Kecamatan Bayan, terbaik ketiga Kecamatan Banyuurip, terbaik keempat keempat Kecamatan Purwodadi dan terbaik kelima Kecamatan Purworejo. (*)