Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Program Sekolah Sehat di Pundong Bantul
Edukasi ini sangat relevan karena Pundong dikenal sebagai episentrum gempa bumi besar yang melanda Bantul tahun 2006.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya mendukung peningkatan kesehatan dan keselamatan di lingkungan sekolah melalui Program Sekolah Sehat.
Kegiatan itu dilaksanakan di dua sekolah dasar yaitu SD Negeri 1 Pundong dan SD Muhammadiyah Geger Pundong Bantul, dengan melibatkan kurang lebih 200 siswa dari kedua sekolah tersebut.
Program ini mengusung dua fokus utama kegiatan yaitu pelatihan higienitas diri dan pelatihan tanggap bencana. Pada sesi pertama, siswa memperoleh edukasi langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan diri melalui praktik cuci tangan pakai sabun yang benar serta teknik menyikat gigi yang sehat. Pelatihan bertujuan menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.
Pada sesi kedua, para siswa dibekali pengetahuan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan penanganan awal kebakaran ringan.
Pelajar SD di Pundong praktik cara memadamkan api. Kegiatan ini digelar Dompet Dhuafa Yogyakarta. (istimewa)
Edukasi ini sangat relevan karena Pundong dikenal sebagai episentrum gempa bumi besar yang melanda Bantul pada tahun 2006, yang menelan banyak korban jiwa dan kerugian besar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat, khususnya bencana gempa bumi dan kebakaran ringan yang kerap menjadi risiko nyata di wilayah ini.
“Kita tidak mengharapkan bencana datang, tapi saat dia datang kita harus siap,” ungkap Raditya Wicaksono, instruktur pelatihan dari Dompet Dhuafa Yogyakarta, Senin (21/7/2025).
Menurut dia, pentingnya kesiapsiagaan ini terus ditekankan kepada para siswa agar mereka memiliki keterampilan dasar menyelamatkan diri dan membantu orang lain di sekitarnya.
Hidup bersih
Selain pelatihan, Dompet Dhuafa Yogyakarta juga memberikan bantuan berupa hygiene kit untuk para siswa sebagai bekal mendukung kebiasaan hidup bersih sehari-hari.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Ana selaku Kepala SD Negeri 1 Pundong menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena menanamkan kebiasaan baik sejak dini.
“Cuci tangan dan gosok gigi adalah kebiasaan baik yang masih sering diabaikan. Begitu juga dengan siap siaga gempa. Waktu gempa besar 2006 anak-anak belum lahir, tapi pengetahuan tentang gempa harus terus diajarkan supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi,” ujarnya.
Dengan terlaksananya program tersebut Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta berharap mampu mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih sehat, aman dan tanggap terhadap bencana, demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang lebih baik. (*)
Siaran Pers
