Selasa, 20 Apr 2021,


demplot-jadi-contoh-penerapan-teknologi-tepat-gunacaption foto: Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa didampingi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Miyono melakukan penanaman cabai, Kamis (8/4/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Demplot Jadi Contoh Penerapan Teknologi Tepat Guna

SHARE

KORANBERNAS.ID,SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan demonstration plot (demplot) Irigasi Tetes Komoditas Cabai di Perkumpulan Petani Hortikultura Puncak Merapi Sleman. Inovasi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia tersebut diresmikan di lahan pertanian Dusun Ngepas, Ngaglik, ditandai dengan Penanaman Cabai oleh Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman didampingi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Kamis (8/4/2021).


Bupati Kustini berharap dengan keberadaan demplot tersebut memberikan contoh bagi petani untuk menerapkan teknologi yang tepat guna ini. Selain itu ia berharap dengan adanya inovasi teknologi ini mampu mendorong generasi milenial untuk terjun di dunia pertanian menjadi petani milenial.

  • Tour de Prambanan Jadi Ajang Promosi Wisata
  • MTQ Bukan Sekadar Ajang Lomba

  • “Melalui demplot ini kita mendiseminasikan teknologi budidaya yang ramah lingkungan kepada petani cabai agar mendapatkan pemahaman sehingga timbul kesadaran, menerima dan akhirnya memanfaatkan teknologi irigasi tetes ini,” kata Kustini.

    Disamping itu menurut Kustini, yang tidak kalah pentingnya adalah dengan sistem irigasi tetes ini jumlah kebutuhan air akan disesuaikan dengan jenis dan umur tanaman. Dengan Kondisi tersebut tentu akan mengoptimalkan biaya produksi sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

  • Siklus Empat Tahunan DBD Diperkirakan Terjadi 2019
  • Ribuan Santri Kelilingi Kantor Pemkab Sleman

  • “Dengan bisa meminimalkan biaya penanaman, harapannya agar petani Sleman semakin makmur,” tutur Kustini.


    Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Miyono mengatakan pihaknya terus mendukung ketahanan pangan melalui komoditas Cabai di DIY. Dengan bekerjasama dengan Pemkab Sleman dalam hal ini menerapkan inovasi Irigasi tetes cabai seluas 20 hektar di wilayah Kabupaten Sleman pada tahun 2021.


    Selain itu, kata Miyono dengan menjaga stok Cabai di pasaran, tentu akan mewujudkan stabilitas moneter melalui pengendalian inflasi dari sisi suplai sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang sangat tinggi.

    “BI selalu terus berupaya untuk menjaga kestabilan ekonomi Indonesia, yakni salah satunya dengan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi dan mengurangi tekanan inflasi pada produk komoditas bahan pokok, dalam hal ini cabai,” katanya.(*)


    TAGS: sleman sleman 

    SHARE


    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini