Produsen Pupuk Organik “Tumbuh Rejo” dan Mahasiswa IAI An-Nawawi Bantu Petani di Desa Kalijering

Keberagaman pangan lokal merupakan strategi penting mengurangi ketergantungan beras.

Produsen Pupuk Organik “Tumbuh Rejo” dan Mahasiswa IAI An-Nawawi Bantu Petani di Desa Kalijering
Kelompok tani Desa Kalijering menerima bantuan pupuk organik dan bibit Singkong Manggu Varietas unggul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN – Produsen pupuk organik “Tumbuh Rejo” bekerja sama dengan mahasiswa Kelompok IV KKN (Kuliah Kerja Nyata) IAI An-Nawawi membantu para petani di Desa Kalijering Kebumen. Ini merupakan wujud dari semangat membangun ketahanan pangan dan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

Humas IAI An-Nawawi melalui siaran pers, Senin (25/8/2025), menyampaikan bantuan pupuk organik diserahkan pada 19 Agustus 2025 di Desa Kalijering bersamaan dengan kegiatan workshop Diversifikasi Pangan Lokal Non-Beras. Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum peluncuran varietas unggulan Singkong Manggu sebagai alternatif pangan bernilai ekonomis tinggi.

Cahyani Puspowati dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen mengatakan keberagaman pangan lokal merupakan strategi penting mengurangi ketergantungan beras sekaligus membuka peluang pengembangan industri olahan yang menguntungkan.

Sedangkan Kepala Desa Kalijering, Suyanto, menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk mengembangkan potensi pangan lokal secara maksimal.

Penyerahan simbolis pupuk organik kohe kambing oleh Founder Tumbuh Rejo, Renyta Okfiani Klau, kepada Kepala Desa Kalijering, Suyanto. (*)

Acara tersebut dihadiri perwakilan kelompok tani, perangkat desa, tokoh masyarakat dan PKK sekaligus ditampilkan beragam olahan Singkong Manggu mulai dari tepung, keripik hingga dessert yang memiliki prospek pasar luas dan nilai tambah bagi petani.

Pupuk organik Tumbuh Rejo merupakan produk dari Desa Sumbersari Banyuurip Purworejo Jawa Tengah, hasil kolaborasi antara akademisi dan petani senior berpengalaman.

Renyta Okfiani Klau, salah seorang founder pupuk organik Tumbuh Rejo menyampaikan komitmennya mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan.

“Kami mengembangkan pupuk organik sebagai bentuk kontribusi nyata pada ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani. Tumbuh Rejo lahir dari semangat membangun dari akar-akar tanah, akar nilai hidup dan akar ekonomi rakyat,” ujarnya.

Pangan lokal

Keberadaan pupuk tersebut di Desa Kalijering diharapkan memperkuat produktivitas Singkong Manggu sehingga petani tidak hanya memperoleh hasil panen yang lebih baik, tetapi juga mampu mengembangkan usaha berbasis olahan pangan lokal.

Workshop ditutup dengan penanaman bersama Singkong Manggu di lahan desa, sebagai simbol langkah awal membangun kemandirian pangan dan pertanian berkelanjutan. (*)