Debat Pilkada Bantul di TVRI Yogyakarta, Tiga Calon Bupati Beradu Program

Debat dibagi enam segmen. Diawali penyampaian visi, misi dan program kerja dari ketiga pasangan calon.

Debat Pilkada Bantul di TVRI Yogyakarta, Tiga Calon Bupati Beradu Program
Debat putaran pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2024 di auditorium TVRI Yogyakarta, Jumat (1/11/2024) malam. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul menggelar debat putaran pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2024 di auditorium TVRI Yogyakarta, Jumat (1/11/2024) malam. Tema debat adalah Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Optimalisasi Potensi Daerah Kabupaten Bantul.

Tampak hadir Ketua KPU Kabupaten Bantul Joko Santosa MHI beserta jajaran komisioner, Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul Didik Joko Nugroho MIP dan jajaran.

Moderator Dr Tunjung Sulaksono yang juga dosen UMY didampingi Artika Amelia yang juga moderator sekaligus penyiar TVRI Yogyakarta maupun para panelis. Sedangkan pendukung pasangan calon masing-masing 41 orang.

Pilkada Bantul 2024 diikuti tiga pasangan calon (paslon). Pasangan calon Nomor urut 1 Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi, pasangan calon nomor urut 2 H Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta, pasangan calon nomor urut Joko B Purnomo-Rony Wijaya.

Sesi foto bersama paslon sebelum debat. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Debat dibagi enam segmen. Diawali penyampaian visi, misi dan program kerja dari ketiga pasangan calon. Lalu, sesi menjawab pertanyaan berbagai kategori, sesi saling melempar pertanyaan dan closing statement.

Saat sesi saling melempar pertanyaan suasana menjadi hangat tatkala para calon bupati ditanya terkait dengan pengembangan potensi kawasan selatan.

Calon Bupati Halim mengatakan selama menjabat sebagai bupati 3,5 tahun sudah ada master plan pengembangan kawasan selatan. Namun pernyataan tersebut kemudian dijawab Joko Purnomo yang mengatakan ketika sudah ada master plan kenapa tidak dikerjakan.

Untoro saat menanggapi mengatakan jika memang sudah ada master plan kenapa Halim dan Joko yang merupakan bupati dan wakil bupati petahana Kabupaten Bantul tidak melaksanakan master plan tersebut. Debat memperoleh aplaus meriah dari para pendukung masing-masing pasangan calon.

Meyakinkan pemilih

"Kita saksikan bersama debat pertama untuk calon bupati. Kami berharap pada debat pertama ini calon bupati menggunakan kesempatan menyampaikan visi, misi dan program yang dapat meyakinkan pemilih untuk memilih bupati lima tahun mendatang," kata Joko Santosa.

Da berharap masyarakat bisa melihat dan mendengar langsung apa yang disampaikan calon bupati dan bisa menentukan pilihan pada saat pemungutan suara 27 November mendatang.

"Debat dilakukan tiga kali. Setelah tanggal 1 November akan dilanjutkan 8 November untuk debat calon wakil bupati serta 15 November debat pasangan calon," katanya.

Berikut visi, misi  tiga paslon Bupati Bantul.

1. Untoro Hariadi - Wahyudi Anggoro Hadi

VISI: Terwujudnya masyarakat Bantul yang unggul, sejahtera, dan berbudaya istimewa melalui pemerintahan yang bersih, transparan, dan amanah dengan bersendikan pada nilai-nilai agama, keadilan, solidaritas, demokrasi, kesetaraan gender, dan kelestarian lingkungan.

MISI:

1. Membangun kepemimpinan yang efektif untuk mewujudkan tata kelola  pemerintahan yang bersih, transparan, tanggap, dan amanah.

2. Memperkuat kewargaan melalui restorasi sosial guna mewujudkan Sumber Daya Manusia yang sehat, cerdas, berbudi luhur, dan tangguh.

3. Peningkatan dan pemerataan infrastruktur publik, ekonomi, dan kewirausahaan dalam kelembagaan ekonomi inklusif dan kompetitif untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

4. Peningkatan infrastruktur teknologi, informasi, dan data yang terintegrasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik.

5. Melindungi dan memulihkan ekosistem alami untuk menjaga keseimbangan lingkungan, adaptasi perubahan iklim, dan ketangguhan terhadap bencana.

6. Memperkuat akses, keberagaman, dan partisipasi warga yang berkualitas dalam kebijakan publik.

2. Abdul Halim Muslih - Aris Suharyanta

VISI: Terwujudnya Kabupaten Bantul yang Maju, Kuat, Demokratis dan Sejahtera dalam  Bingkai Keberagaman dan Budaya Istimewa

MISI:

1. Mewujudkan transformasi sumber daya manusia menuju masyarakat yang tangguh, produktif dan berdaya saing.

2. Mewujudkan transformasi birokrasi yang kreatif, inovatif dan kolaboratif untuk tata kelola pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.

3. Mewujudkan transformasi ekonomi berbasis sumber daya lokal yang mengadopsi teknologi dengan manajemen rantai pasok yang efisien untuk mencapai nilai tambah produk yang tinggi

4. Mewujudkan transformasi sosial budaya untuk menguatkan masyarakat guyub rukun dan gotong royong untuk meningkatkan martabat kemanusiaan.

5. Mewujudkan transformasi digital menuju Bantul Kota Cerdas.

6. Mewujudkan transformasi pembangunan infrastruktur daerah yang berbasis kalurahan, kawasan perdesaan, kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), kawasan aglomerasi perkotaan dan kawasan pantai selatan.

7. Mewujudkan transformasi pembangunan sarana prasarana yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mendukung sektor pariwisata minat khusus.

3. Joko B Purnomo - Rony Wijaya Indra Gunawan

VISI: Membangun masyarakat adil makmur, maju, sejahtera, dan berkeadilan

MISI:

1. Meningkatkan Pembangunan Manusia yang produktif, berkualitas dan  berkepribadian.

2. Memastikan akses kesehatan guna menciptakan masyarakat Kabupaten  Bantul yang sehat jasmani dan rohani.

3. Mewujudkan Keadilan sosial melalui kebijakan yang memperkuat kapasitas  ekonomi rakyat.

4. Membangun kemandirian daerah berbasis potensi sumber daya lokal.

5. Setya pada amanat penderitaan rakyat (ampera), Pancasila, UUD 1945, menjunjung tinggi hukum demi menjamin hak-hak rakyat serta menjalankan  tata pemerintahan daerah yang bersih, bebas dari korupsi dan berkeadaban. (*)