Capaian Kesejahteraan Menurun Selama Pandemi
KORANBERNAS.ID,BANTUL - Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih mengatakan berdasar laporan tentang pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui jika capaian kesejahteraaan masyarakat saat ini menurun. Kondisi pandemi Covid-19 memang berdampak terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat.
“Lalu siapa saja mereka yang terdampak?. Tentu yang paling terdampak adalah mereka yang dirumahkan dari pekerjaanya, kehilangan pekerjaan, di PHK ataupun juga yang tidak bisa menjalankan usaha. Maka adanya bantuan ini tentu besar manfaatnya bagi mereka yang menerima,” kata Bupati disela acara pembagian sembako Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bantul di TMP Kusuma Bangsa Jalan Parangtritis, Kamis (11/11/2021).
Kegiatan dalam rangka Hari Pahlawan dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ini dihadiri jajaran Forkominda Bantul, Sekda Helmi Jamharis MM , pengurus dan anggota IPSM serta perwakilan penerima dengan penerapan protokol kesehatan.
Setelah saat ini, lanjut Bupati untuk Kabupaten Bantul telah turun level dari awalnya level 4, kemudian 3 dan dan saat ini 2 maka ekonomi juga ikut tumbuh. Berbagai sektor juga menggeliat. Untuk kenaikan ekonomi ini juga dilaporkan oleh BPS.
“Ada perusahaan yang merekrut dan mempekerjakan kembali karyawannya, hotel mulai ramai oleh tamu, wisata buka dan semua sektor mulai bergerak kembali. Ini hal yang harus disyukuri, namun tentu sekali lagi kita tidak boleh lalai terhadap prokes,”katanya.
Sehingga jangan sampai dari sisi ekonomi membaik, namun dari sisi kesehatan justru menurun karena adanya klaster penyebaran Covid-19 baru. Maka bupati berharap jangan sampai ada yang bertolak belakang seperti itu. Selain prokes, hal yang juga harus dikuatkan adakah kekebalan komunal. Diantaranya dengan vaksinasi dimana dosis 1 untuk Bantul sudah mencapai 85 persen dan dosis 2 mencapai 80 persen.
Sementara Ketua IPSM Bantul, Sulastri mengatakan bhakti sosial terlaksana berkat kerjasama dengan banyak pihak termasuk donator dari perusahaan-perusahaan nasional. Total ada 650 paket sembako yang diserahkan. Untuk 300 paket telah diserahkan Senin (8/11/2021) lalu bersamaan dengan kegiatan vaksinasi di Kapanewon Srandakan. Dan hari ini di TMP Kusuma Bangsa dibagikan 350 paket yang juga dilanjutkan dengan kegiatan doa serta tabur bunga di makam pahlawan.
“Paket bantuan yang saat ini diserahkan senilai Rp 250.000. Untuk PT Kalbe Farma membantu vitamin dan hand sanitizer,”katanya. Bantuan diharapkan meringankan beban penerima di masa pandemi. Adapun mereka yang menerima dari anak yatim/piatu atau yatim piatu, lansia terlantar, korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), keluarga rawan ekonomi serta difabel.
“Kita dalam berbagai kegiatan mengembangkan jejaring dengan pondok dan panti. Untuk pendataan kita juga bekerjasama dengan pihak RT serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di 17 Kapanewon. Data ini dari bawah sehingga benar-benar akurat dan tepat sasaran,”tambahnya.(*)