Bupati Klaten Launching Pertamax Green Pertama di SPBU Pandansimping

Langkah besar mewujudkan bahan bakar yang ramah lingkungan, lebih efisien.

Bupati Klaten Launching Pertamax Green Pertama di SPBU Pandansimping
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto dan pemilik SPBU 44.574.01 Theresia Rosa menyaksikan pengisian BBM Pertamax Green ke kendaraan bermotor. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pertamina resmi meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan di Kabupaten Klaten, Kamis (11/12/2025). BBM jenis Pertamax Green tersebut diluncurkan di SPBU 44.574.01 Pandansimping Prambanan.

Peluncuran Pertamax Green pertama di Kabupaten Klaten itu dipimpin langsung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, pemilik SPBU 44.574.01 Theresia Rosa, SBM Pertamina Patra Niaga Dany Sanjaya Silitonga dan pengurus Hiswana Migas Surakarta.

Theresia Rosa menyampaikan peluncuran Pertamax Green merupakan langkah besar dalam mewujudkan bahan bakar yang ramah lingkungan, lebih efisien dan selaras dengan menurunkan emisi untuk masa depan yang lebih bersih.

"Sebagai mitra Pertamina, SPBU 44.574.01 ini berkomitmen menjadi bagian dalam transformasi energi ini. SPBU ini sudah cukup lama melayani konsumen dan akan terus meng-upgrade apa yang dilakukan atau diwajibkan oleh Pertamina" katanya.

Launching Pertamax Green di SPBU 44.574.01 Pandansimping Prambanan, Kamis (11/12/2025). (masal gurusinga/koranbernas.id)

Sampai dengan hari ini, kata dia, SPBU 44.574.01 masih dapat melayani dengan baik dan menjadi SPBU pertama di Kabupaten Klaten yang memasarkan Pertamax Green.

Dia berharap, masyarakat dapat merasakan kualitas dari Pertamax Green 95 serta manfaatnya bagi performa kendaraan.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Dany Sanjaya Silitonga mengatakan untuk jaringan retail, khususnya penyaluran Pertamina Green di wilayah Surakarta, sudah ada satu di Pedaringan Solo dan yang kedua di Klaten.

"Ini luar biasa. Kami terus mendorong untuk bisa menambah jaringan Pertamax Green dikarenakan kebutuhan konsumen akan BBM yang ramah lingkungan," ujar Dany.

Dari nabati

Zaman sekarang, kata Dany, BBM yang memiliki oktan lebih tinggi semakin pesat. “Kalau kita pabrikan motor juga sudah menyesuaikan untuk bahan bakar untuk kendaraan di atas 2016 yaitu Ron 92 ke atas. Dan, Pertamax Green ini adalah salah satu jawaban. Untuk segmen kendaraan yang memerlukan akselerasi ditambah juga eco friendly. Pertamax Green ini ujarnya, Pertamina juga meng-combine bahan bakar yang dihasilkan dari nabati,” jelasnya.

Harapannya dengan adanya bahan bakar yang renewable ini bisa tetap menjaga sustainability untuk konsumsi BBM di Indonesia umumnya dan Klaten khususnya. “Masyarakat bisa merasakan bedanya. Kalau Ron lebih tinggi akan menghasilkan akselerasi pembakaran yang lebih sempurna dan jarak tempuh lebih jauh," tambahnya.

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengemukakan peluncuran Pertamax Green merupakan momen yang tepat karena di Klaten ada beberapa exit tol dan dalam rangka pemasaran Pertamax Green.

“Ke depan, Pemkab Klaten juga akan membranding Klaten sebagai Kota Otomotif yang Insya Allah akan bekerja sama dengan Pertamina untuk mempromosikan Pertamax Green melalui event-event,” katanya. (*)