Minggu, 01 Agu 2021,


bermula-dari-pemesanan-tiket-atraksi-dan-wahana-tiket-to-do-naungi-10-kategori-pelengkap-perjalananFitur tiket TO DO dari tiket.com, kini memberikan penawaran jauh lebih lengkap dan variatif. (istimewa)


Siaran Pers
Bermula Dari Pemesanan Tiket Atraksi dan Wahana, tiket TO DO Naungi 10 Kategori Pelengkap Perjalanan

SHARE

KORANBERNAS.ID, JAKARTA--Pada awal mulanya, tiket TO DO hanya melayani pemesanan tiket atraksi dan wahana. Tetapi saat ini, tiket TO DO telah menaungi 10 kategori pelengkap perjalanan, dengan lebih dari 10.200 pilihan kegiatan online dan offline, 386 event yang tersebar di 62 negara. Khusus di Indonesia, tersedia lebih dari 2.000 pilihan kegiatan dan 380 event yang dapat dipilih sesuai keinginan hati orang tua dan anak-anak.


Market Manager Attraction tiket.com Danny Wilson Peraji mengatakan, tiket TO DO dikenal sebagai sarana untuk mencari berbagai kategori atraksi yang sesuai dengan hobi yang tetap memenuhi rasa penasaran serta menambah pengetahuan anak-anak.


Untuk itu, Danny merekomendasikan tiket TO DO sebagai sarana untuk mencari berbagai kategori atraksi sesuai dengan hobi, yang tetap memenuhi rasa penasaran serta menambah pengetahuan anak-anak.

“Menyusun rencana kegiatan liburan juga dapat melibatkan anak-anak, sehingga mereka dapat belajar manajemen waktu sedari muda. Tidak hanya itu saja, merencanakan liburan dapat membantu melepas rasa jenuh sejenak sehingga anak-anak kembali bersemangat karena ada reward liburan di depan mata yang akan mereka nikmati nantinya,” kata Danny dalam rilisnya, Kamis (15/7/2021).


Danny mengatakan, beberapa contoh atraksi edukatif dan menghibur di dalam jajaran kegiatan wisata yang dapat dipilih di tiket TO DO adalah seperti kunjungan ke Taman Safari Indonesia Bogor, Waterbom Bali, Dunia Fantasi Ancol, Amanzi Waterpark Palembang, dan masih banyak lagi. Lalu, untuk kreativitas edukatif, pengalaman otentik edukatif juga bisa dikemas dengan kreatif, seperti Dokar Tour Experience Borobudur Magelang by Arowisata dimana anak-anak bisa belajar mengenai warisan budaya Candi Borobudur sembari naik delman.

“Kemudian, anak-anak juga dapat belajar keanekaragaman budaya melalui kegiatan wisata kuliner, salah satu contoh kegiatannya seperti Education and Activity Tour by Pod Chocolate dan Cooking Class Balinese Menu di Bali, kemudian juga ada pengalaman Piknik di Dagi Abhinaya Borobudur,” lanjut Danny.

Menurutnya, perencanaan matang menjadi kunci lancarnya liburan keluarga. Aspek yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah durasi total liburan. Karena hal tersebut menentukan durasi perjalanan, jadwal dan jenis transportasi ideal, akomodasi yang cocok, serta kegiatan dan aktivitas selama berlibur.

Nila Tanzil, seorang Travel Influencer yang juga adalah Founder Travel Sparks mengatakan, melihat kesukaan anak, merupakan langkah bijak dalam menyusun rencana liburan keluarga. Nila yang memiliki anak berumur 6 tahun mengaku, konsiderasi utama ketika merencanakan liburan adalah kesukaan anak.

“Hal tersebut dapat dilihat dari daya ketertarikan anak. Pengetahuan tersebut dapat menjadi fondasi dalam menentukan destinasi wisata. Contohnya, karena anak saya suka berenang, maka saya sering mengajak ke pantai dan danau. Tidak hanya menikmati lautan, tetapi anak saya dapat belajar mengenai pengetahuan pelestarian bahari,” jelasnya.

Dengan cara ini, liburan bukan saja menjadi moment refreshing, tapi sekaligus bisa menjadi media memperkuat ilmu pengetahuan anak-anak. Misalnya berkunjung ke kebun binatang, museum atau monumen bersejarah, hingga ke planetarium demi mengasah pengetahuan dan edukasi anak. Gaya belajar anak berbeda satu dengan lainnya, ada yang lebih gemar belajar lewat mendengarkan, ada yang lebih tertarik melihat gambar, ada yang semangat belajar jika bersentuhan langsung dengan objeknya, dan ada juga yang memilih gaya belajar yang melibatkan fisiknya alias sambil bergerak kesana kemari.

“Misalnya seperti anak saya yang seorang visual learner, pengalaman melihat langsung binatang di kebun binatang, yang tadinya hanya dia lihat di buku, akan berkesan di benak anak-anak, sehingga mereka lebih mudah dalam menyerap ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai,” lanjut Nila.

Bagi Nila, salah satu cara mudah merencanakan segala aktivitas dan kepentingan pendukung liburan adalah dengan memanfaatkan tiket TO DO, sebuah produk yang melengkapi ekosistem cerdas tiket.com sebagai OTA paling customer-centric, sehingga makin memperkaya pilihan produk unggulan bagi pengguna.

“Ketika liburan bersama anak-anak, kita perlu mempertimbangkan jumlah kegiatan per hari. Idealnya adalah 2 hingga 3 aktivitas, karena anak-anak butuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan sebuah destinasi. Jika terlalu banyak acara atau lokasi kunjungan, maka anak-anak akan gampang lelah dan rewel. Itulah sebabnya, merencanakan kegiatan bersama anak-anak harus lebih santai,” katanya. (*)

 

 



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini