BEM PTNU DIY Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan di DPRD DIY

Aksi ini bukan sekadar turun ke jalan, tetapi bentuk tekanan moral.

BEM PTNU DIY Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan di DPRD DIY
Perwakilan BEM PTNU DIY dan BEM Nusantara menyampaikan aspirasi ke DPRD DIY. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PTNU DIY) bersama BEM Nusantara DIY menggelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan Melawan Penindasan.

Melalui siaran pers, Jumat (10/4/2026), Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, mengatakan aksi diikuti sekitar 300 orang dengan titik kumpul di kawasan eks Abu Bakar Ali Yogyakarta, Rabu (8/4/2026). Mereka menuju DPRD DIY dan diterima anggota dewan.

"Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu kemanusiaan, supremasi hukum, serta reformasi regulasi sektor keamanan yang dinilai perlu diperjuangkan secara serius," kata Tegar.

Menurut dia, aksi solidaritas kemanusiaan adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa melawan ketidakadilan. “Mahasiswa tidak boleh diam ketika hukum tidak berpihak pada keadilan rakyat,” lanjut Tegar Pradana.

Tekanan moral

Dalam aksi selain orasi juga membawa spanduk dan poster menyerukan aspirasi. Usai orasi terbuka,mereka menyampaikan tuntutan resmi kepada DPRD DIY untuk diteruskan kepada DPR RI.

Aksi ini bukan sekadar turun ke jalan, tetapi bentuk tekanan moral kepada DPR RI melalui DPRD DIY agar benar-benar hadir menjamin keadilan hukum bagi rakyat.

Usai penyampaian tuntutan, massa kembali dengan tertib dan kondusif. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan.

Aksi berlangsung damai hingga selesai dengan pengawalan aparat keamanan, serta menjadi bentuk konsolidasi gerakan mahasiswa dalam menjaga nilai kemanusiaan, keadilan dan demokrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)