Atap Los dan Kantor Pasar Wedi Rusak Parah dan akan segera Direhab
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Sebanyak enam pasar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan direhab pada tahun ini. Enam pasar tersebut tersebar di sejumlah UPTD Pasar dan diharapkan selesai pada pertengahan Desember 2025.
Enam pasar yang akan direhab tersebut yakni Pasar Wedi, Pasar Kembang di Kecamatan Kemalang, Pasar Puluhwatu di Kecamatan Karangnongko, Pasar Minggiran Kecamatan Karangdowo, Pasar Jabung Kecamatan Gantiwarno dan Pasar Sidoharjo Kecamatan Bayat.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten Anang Widjatmoko mengatakan, khusus untuk Pasar Wedi prosesnya sedang dilelang di BLP (Bagian Layanan Pengadaan) Barang/Jasa Kabupaten Klaten.
"Untuk Pasar Wedi masih proses lelang," kata Anang Widjatmoko.
Jika rehab Pasar Wedi masih dalam proses lelang, maka lima pasar lainnya sudah selesai lelang dan sedang menunggu proses tanda tangan kontrak oleh penyedia barang/jasa.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rehab Pasar Wedi dengan pagu anggaran Rp 950 juta. Sedangkan, rehab Pasar Bayat, Pasar Minggiran, Pasar Puluhwatu, Pasar Kembang dan Pasar Jabung masing-masing Rp 730-an juta.
Sementara itu, di Pasar Wedi diperoleh informasi dari pedagang dan pengelola pasar yang bahwa kondisi atap sangat memprihatinkan karena bocor dan tidak ada atap sama sekali.
Akibatnya, kalau turun hujan kantor pasar kebanjiran dan petugas pasar harus menyingkirkan berkas-berkas dan meja kursi agar tidak kehujanan.
"Lihat saja pak, atap di atas kantor sudah tidak ada. Begitu juga di kios dan los pedagang berjualan. Kalau hujan ya bocor. Waktu hujan kemarin, kami terpaksa menggeser meja dan kursi ke tempat yang aman," kata beberapa staf pengelola Pasar Wedi sambil menunjuk atap kantor yang bocor, Senin (29/9/2025). (*)
Masal Gurusinga
