Jumat, 22 Jan 2021,


anggota-dpr-ri-keliling-gunungkidul-agar-rakyat-tak-jual-ternak-untuk-beli-airAnggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman meninjau sumber air yang dibor di Padukuhan Pager Kalurahan Logandeng Playen Gunungkidul. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono

Anggota DPR RI Keliling Gunungkidul agar Rakyat Tak Jual Ternak untuk Beli Air


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Anggota Komisi VII DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman, terus berkeliling wilayah Gunungkidul dalam upaya mengentaskan masalah air bersih. Berbagai upaya mencari sumber air dan melakukan pengeboran terus dilakukan agar rakyat Gunungkidul terhindar dari rintihan akibat sulitnya mendapatkan air bersih.

“Kami terus berupaya agar masyarakat secara ekonomi tidak digerogoti hanya karena mencukupi air bersih. Nantinya rakyat tidak ada lagi yang jual kambing, sapi hanya untuk beli air. Pemerintah pusat terus kami dorong untuk mencari sumber air dan melakukan pengeboran di Gunungkidul,” kata Gandung Pardiman ketika meninjau eksplorasi air tanah melalui pengeboran di Padukuhan Pager Kalurahan Logandeng Playen, Kamis (5/11/2020) sore.


Pengeboran yang dilakukan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini dengan kedalaman 125 meter, rencananya tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat setempat, tetapi juga untuk mengairi lahan pertanian.

Gandung Pardiman juga menyayangkan statemen seorang calon bupati yang menyatakan air bersih bukan masalah di Gunungkidul. “Seorang calon bupati yang berkata seperti itu berarti tidak tahu tentang perut bumi Gunungkidul. Air bersih itu menjadi masalah serius. Jangan asal ngomong kalau memang tidak tahu bagaimana sengsaranya masyarakat Gunungkidul ketika mencari air bersih,” ucapnya.


Tukiran, salah seorang tokoh warga Padukuhan Pager Kalurahan Logandeng menyampaikan apresiasi kepada Gandung Pardiman karena telah berupaya mengupayakan sumber air dan akhirnya terlaksana.

“Bahkan air bersih hasil pengeboran ini nantinya tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga dan mengairi lahan pertanian, tetapi Karang Taruna sudah punya rencana untuk membuat kolam renang bagi anak-anak, serta usaha cuci motor dan mobil,” tambahnya.

Gandung Pardiman menambahkan, pada tahun 2020 ini terdapat puluhan titik sumber air di Gunungkidul sudah dilakukan pengeboran. Pengeboran tidak hanya wilayah langganan kekeringan, Kapanewon Wonosari yang merupakan wilayah perkotaan juga mendapat perhatian dengan dibor, karena ada beberapa kalurahan yang saat kemarau panjang, warganya sulit mendapatkan air bersih.

Pengeboran sumber air yang diprakarsai oleh Gandung Pardiman di tahun 2020 ini ada lima lokasi meliputi Padukuhan Susukan, Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, Padukuhan Pager Kalurahan Logandeng, Kapanewon  Playen, Padukuhan Ploso, Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, Padukuhan Kamal, Kalaurahan Wunung, Kapanewon Wonosari, dan Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari.

Pada 2019 pengeboran telah dilaksanakan di tujuh lokasi meliputi, Padukuhan Klepu, Kalurahan Banyusoca, Kapanewon Playen, Padukuhan Bulu, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Padukuhan Bendo Kenteng, Kalurahan Kenteng, Kapanewon  Ponjong, Padukuhan Serut, Kalurahan Ponjong, Padukuhan Karangasem, Kalurahan  Karangasem, Kapanewon Ponjong, Padukuhan Kalitekuk, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon  Semin, dan Padukuhan Wonolagi, Kelurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari Kabupaten Gunungkidul. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini