Selasa, 21 Sep 2021,


843-pns-dan-thl-mangkir-dari-rapid-test-masal-gratisSuasana Rapid Diagnostic Test bagi Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemkab Kebumen, Senin (22/6/2020). (Nanang WH/koranbernas.id)


nanang
843 PNS dan THL Mangkir dari Rapid Test Masal Gratis

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN—Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid -19 Kebumen, Senin (22/6/2020) menyelenggarakan rapid diagnostic test (RDT) masal gratis untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Kebumen.


Dari 3.190 sasaran RDT yang bekerja di 26 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga berakhirnya waktu atau jadwal tes, hanya 2.347 PNS dan THL yang dating dan mengikuti tes. Sisanya yakni 843 orang, tidak hadir alias mengkir.

  • Penyaluran Bantuan Sosial di Sleman Telah Sesuai Prosedur
  • Napi Asimilasi Perlu Bantuan Sementara

  • Bupati KH Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati H Arif Sugiyanto, meninjau acara tersebut. Bupati Yazid dan istri Ny Zuhro Yazid Mahfudz, ikut memeriksakan kesehatan dengan mengikuti RDT.

    Bupati Kebumen Yazid Mahfudz mengatakan, RDT bagi ASN dilaksanakan setelah sebelumnya menyasar di komunitas pasar-pasar tradisional dan modern di 26 kecamatan. Disusul kemudian RDT di lingkungan masjid dan pondok pesantren.

  • Klaten Menambah Delapan Kasus Baru Positif Covid-19
  • Pelaku Wisata Sibuk Berbenah Menyambut Era Tatanan Baru

  • Kegiatan RDT bagi ASN ini, sebagai upaya pencegahan dan meminimalisasi penyebaran Virus Corona di lingkungan kerja.

    Screening kepada seluruh ASN ini sebagai deteksi dini Covid-19. Apalagi mulai 5 Juni 2020, seluruh ASN mulai masuk kerja, tidak lagi ada work from home,” kata Yazid.

    Hingga Senin (22/6/2020), Gugus Tugas PP Covid-19 Kabupaten Kebumen telah melakukan RDT kepada lebih 18 ribu warga. Dari jumlah itu, 166 orang dinyatakan reaktif. Namun, setelah dilakukan uji swab, hanya 3 orang dinyatakan positif Covid-19.

    “Kita patut bersyukur, dari 166 yang reaktif, setelah kita swab hanya 3 positif. Tapi sekarang 2 orang sudah sembuh,” kata Yazid Mahfudz.

    Kepada koranbernas.id, Bupati Yazid mengatakan, masyarakat tidak perlu takut untuk ikut RDT. Pemkab Kebumen dan Gugus Tugas PP Covid-19 Kebumen siap untuk merawat mereka yang mengikuti RDT dan hasilnnya reaktif.

    Jika hasil swab positif covid-19, rumah sakit rujukan lini II Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen, masih memiliki tempat tidur perawatan yang cukup.

    “Ada 34 tempat tidur. Sekarang tidak ada pasien Covid-19 setelah 34 pasien sembuh,“ kata Yazid.

    Humas Gugus Tugas PP Covid-19 Kebumen, Kusbiyantoro menambahkan, hingga berakhirnya pelaksanan RDT, dari 3.190 PNS dan THL sasaran, sebanyak 2.347 orang PNS dan THL yang mengikuti RDT. Ada 6 orang yang hasil RDT-nya reaktif. Sehingga mereka harus menjalani pengambilan prosedur lanjutnya yaitu swab, untuk memastikan yang bersangkutan positif atau negatif Covid-19.

    Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen, dr Sri Fatmahwati, Senin (22/6/2020) sore menjelaskan, semua pasien Covid-19 yang dirawat di RSDS Kebumen sebanyak 18 orang, sudah sembuh dan dipulangkan.

    Namun ada informasi, sebuah rumah sakit swasta di Gombong akan merujuk satu pasien positif Covid -19 ke rumah sakit tersebut. (SM)

     

     


    TAGS: covid19 virus corona 

    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini