39 Tahun UMBY, Banyak Meraih Prestasi
Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang sebelumnya bernama Universitas Wangsa Manggala didirikan HR Probosutejo, 1 Oktober 1986.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar tasyakuran Dies Natalis ke-39 tahun di Kampus 1 Jalan Wates Km 10 Sedayu Bantul, Rabu (1/10/2025) siang. Adapun temanya adalah Empowering Global Academic Excellence through Culture and Technology (Meningkatkan Keunggulan Akademik Global melalui Budaya dan Teknologi).
Acara itu dihadiri Pengurus Yayasan Wangsa Manggala yakni Aryo Winoto S Pt, Teguh Wahyudi SE dan Mami Lestari S Psi, Rektor Dr Agus Slamet, seluruh dosen dan karyawan UMBY, Forkopimkap Sedayu,pimpinan bank rekanan UMBY, Lurah Argomulyo Bambang Sarwono S Si Apt, warga sekitar kampus dan tamu undangan.
Dalam kesempatan ini dilakukan kirab tumpeng oleh Bregada Wangsa Manggala yang diciptakan seorang tendik, Gandung Sunardi, pada 2020 silam. Setelah itu, dilakukan pemotongan tumpeng oleh pengurus Yayasan Wangsa Manggala dilanjutkan rektor dan para dekan. Juga diserahkan Lencana Karya Bhakti untuk pengabdian 25 tahun, 30 tahun dan 35 tahun.
Penghargaan 25 tahun diserahkan kepada Santi Esterlita P S Psi Msi, pengabdian 30 tahun kepada Anwar M Si, Warsito Widodo A Md, Hartini A Md, Prof Dr Chatarina Lilis Suryani, Sujanto dan Tutut Dewi Astuti M Si.
Pemberian penghargaan lencana karya bhakti pengabdian kepada dosen dan karyawan. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
Penghargaan 35 tahun diberikan kepada Dr Bambang Nugroho, Nur Rasminati MP, Eni Indaryati, Prof Dr Dwiyati Pujimulyani dan Prof Dr Siti Tamaroh Cahyono Murti.
Dalam sambutannya rektor mengatakan Dies Natalis terbagi dua yaitu bidang akademik dan non-akademik. Bidang akademik dilaksanakan pada tingkat fakultas antara lain seminar Internasional yang akan dilaksanakan bulan Desember 2025. Bidang non-akademik antara lain pemberian bantuan sosial, pemberian CSR UMBY ke masyarakat, ziarah ke makam pendiri UMBY, jalan sehat dan tasyakuran Dies Natalis UMBY.
“Rasa syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, sampai saat ini pada Dies Natalis yang ke-39, UMBY masih berdiri tegak, tetap eksis, terus berkembang dan berprestasi. Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang sebelumnya dengan nama Universitas Wangsa Manggala didirikan oleh Bapak HR Probosutedjo pada tanggal 1 Oktober 1986 dengan tujuan mulia,” ungkapnya.
Yaitu, memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi dalam rangka turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengupayakan kesejahteraan untuk kemuliaan bangsa Indonesia. “Angudi Mulyaning Bangsa,” kata rektor.
Kirab tumpeng Bregada Wangsa Manggala. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
Disebutkan, sampai usia ke-39 UMBY banyak meraih prestasi membanggakan dari tahun ke tahun. Pertama, perolehan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026 sebanyak 1.429 mahasiswa. Jumlah total mahasiswa (student body) UMBY saat ini 8.644 mahasiswa.
Kedua, peringkat Universitas Mercu Buana Yogyakarta berdasarkan www.unirank.org (4icu) pada urutan 103 se-PTN dan PTS di Indonesia. Di DIY urutan 11 se-PTN dan PTS serta urutan 7 se-PTS di DIY. Sedangkan penilaian Edurank (www.edurank.org) pada urutan 138 se-PTN dan PTS di Indonesia, di DIY urutan 8. Sedangkan penilaian berdasarkan Webometrics pada urutan 162 tingkat nasional dari PTN dan PTS di Indonesia yang jumlahnya 4.523 PT.
“Ketiga, saat ini kita memiliki 16 program studi yang terdiri dari atas 1 Program Profesi, 13 Strata S1 dan 2 Strata S2. Sebanyak 4 prodi S1 dengan akreditasi Unggul, 4 prodi S1 dengan akreditasi A, 1 prodi pendidikan profesi dengan akreditasi B, 2 prodi S2 dengan akreditasi B, 4 prodi S1 dengan akreditasi Baik Sekali dan 1 prodi S1 dengan akreditasi B,” terang rektor.
Keempat, UMBY menerapkan sistem manajemen keamanan informasi dengan ISO 27001:2013. Ini sesuai dengan Visi UMBY yakni Menjadi Universitas yang Unggul di Bidang Sociopreneur di Tingkat Nasional yang Berwawasan Internasional pada Tahun 2029.
Dosen S3
Kelima, pada tahun ini ada tiga dosen menyelesaikan Pendidikan S3. Mereka adalah Dr Rila Setyaningsih, Dr Sheilla Varadila Peristianto dan Dr Ardhika Falaahudin. Adapun dosen yang sedang menempuh Pendidikan S3 saat ini sebanyak 36 orang di dalam dan luar negeri dengan beasiswa dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), beasiswa LPDP dan beasiswa dari luar negeri serta beasiswa Yayasan Wangsamanggala.
“Kami yakin dua sampai tiga tahun ke depan 36 dosen tersebut lulus S3. Dengan harapan tiga tahun ke depan jumlah dosen UMBY yang berpendidikan S3 lebih dari 60 persen,” katanya.
Keenam, selama setahun terakhir peningkatan Jabatan Fungsional dosen cukup menggembirakan. Saat ini dosen yang memiliki Jabatan Fungsional Asisten Ahli sebanyak 34 dosen, Lektor 79 dosen, Lektor Kepala 21 dosen. Pada tahun ini pula terdapat penambahan guru besar sebanyak 3 orang dosen atas nama Prof Dr Siti Tamaroh Cahyono Murti, Prof Dr Dorothea Wahyu Ariani dan Prof Dr Chatarina Lilis. “Total UMBY saat ini memiliki 6 Guru Besar,” katanya.
Pada periode Mei 2025 sampai bulan September 2025 ada sejumlah dosen mengajukan jabatan fungsional ke jenjang lebih tinggi. Dua dosen mengajukan guru besar, 4 orang dosen Lektor Kepala dan 19 orang dosen Lektor dan 3 orang dosen asisten ahli. “Semoga tahun depan jumlah dosen yang Lektor Kepala dan Guru Besar terus bertambah,” kata rektor.
Program riset
Ketujuh, tahun ini terdapat 9 penelitian dan 6 Pengabdian kepada Masyarakat serta Dana Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB) yang mendapat hibah dari Kemendiktisaintek dengan total pembiayaan Rp 1,2 miliar.
Selain dana dari eksternal, penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai dari UMBY sebesar Rp 3,1 miliar. “Baru saja UMBY mendapatkan Peringkat 2 Penerima Pendanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III,” jelasnya.
Kedelapan, pada pemeringkatan Perguruan Tinggi dari Kemdiktisaintek, UMBY berada Klaster Utama (Peringkat 2 dari 5 Klaster). Kesembilan,pada tahun ini, Program Studi Matematika memperoleh Hibah Program Kompetensi Kampus Berdampak (PKKB) sebesar Rp 403,05 juta yang kegiatannya akan dilaksanakan tahun 2025 dan 2026.
Kesepuluh, selama satu tahun terakhir UMBY telah melakukan kerja sama kurang lebih sebanyak 19 perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk meningkatan kinerja Tridharma Perguruan Tinggi dan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Berdampak.
Mutu layanan
“Capaian-capaian tersebut merupakan modal yang sangat berarti bagi UMBY menapak di masa depan. Segenap sivitas akademika UMBY mempunyai komitmen bersama meningkatkan mutu layanan Tridharma Perguruan Tinggi, tidak saja dalam tataran nasional, tetapi juga di kancah regional dan internasional,” tandas rektor.
Dengan acara dies kali ini, rektor mohon doa restu untuk meningkatkan UMBY semakin jaya dengan beberapa hal yaitu meningkatkan dan memperbarui sarana dan prasarana universitas dan fakultas di Kampus 1 dan 3, serta proses membangun Kampus 2 yang saat ini sedang dalam tahapan perizinan.
“Kita juga sedang proses menyelesaikan pembangunan UPT Teaching Farm Fakultas Agroindustri. Selalu melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan dan visi UMBY, Pengabdian kepada masyarakat yang lebih mengedepankan Sociopreneurship berdasarkan hasil dari implementasi penelitian-penelitian UMBY, dan meningkatkan jumlah perolehan mahasiswa baru,” ungkapnya.
UMBY selain memiliki dosen bergelar doktor lebih dari 60 persen dan penambahan jumlah profesor tahun depan, juga meningkatkan prestasi mahasiswa baik bidang akademik maupun non-akademik serta meningkatkan jumlah perolehan hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dana Padanan dari Kemendikbudristek, hibah Program Kreativitas Mahasiswa, PPK Ormawa, P2MW.
Limpahan pahala
“Kami berdoa semoga Almarhum Bapak HR Probosutedjo dan Almarhum Bapak HR Notosoewito senantiasa mendapat limpahan pahala yang terus mengalir dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin ya rabbal ’alamin,” kata rektor.
“Secara khusus juga kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Rindangsari Kurniawati MA beserta seluruh pembina, pengurus dan pengawas Yayasan Wangsa Manggala yang telah memberikan fasilitas, bimbingan dan arahan untuk kemajuan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para rektor sebelumnya, yang telah meletakkan dasar-dasar kepemimpinan dan selalu mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi,” lanjutnya.
Dia juga memohon doa dan dukungan Muspika Kapanewon Sedayu, instansi di lingkungan Sedayu untuk semakin majunya UMBY. “Tak lupa kepada Bapak Dukuh, RT, RW dan Bapak/Ibu warga masyarakat sekitar kampus 1, 2 dan 3, kami titip mahasiswa-mahasiswi kami selama kos dan bermasyarakat di sekitar kampus,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu rektor mengajak seluruh jajaran UMBY selalu memperbarui komitmen, inovasi dan terus meningkatkan kinerja untuk mewujudkan hari depan yang lebih baik. (*)
Sariyati Wijaya
