Wahana Permainan Anak-anak Rusak, Dinas Langsung Merespons

Kami prihatin dengan aksi vandalisme dan perusakan fasum oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Wahana Permainan Anak-anak Rusak, Dinas Langsung Merespons
Wahana permainan anak di Taman Kota Purworejo yang rusak menunggu perbaikan.  (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah memberikan respons positif atas keluhan warga terkait rusaknya wahana permainan anak-anak di Taman Kota. Warga khawatir terjadi musibah jika tidak segera diperbaiki.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Wiyoto, mengapresiasi keluhan warga tersebut dan langsung merespons.

"Kami memiliki tiga Taman Kota dengan fasilitas umum berupa wahana permainan untuk anak-anak yaitu di Monumen Ahmad Yani, GOR Sarwo Edhie Wibowo dan Taman Geger Menjangan. Kami berterima kasih atas keluhan warga, dan kami segera menindaklanjuti," jelas Wiyoto, Selasa (30/7/2024) di ruang kerjanya.

Dia mengatakan pada Kamis (25/7/2024) malam di sosial media ada keluhan warga atas kerusakan wahana anak-anak di Taman Kota. Pagi harinya, Jumat (26/7/2024), pihaknya langsung mengecek di Ruang Terbuka Hijau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Wiyoto. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

"Wahana anak yang viral di Taman Geger Menjangan yang rusak parah kami copot untuk diperbaiki seperti contoh komedi putar, yang bisa diperbaiki di tempat sudah dilakukan dan selebihnya pemeliharaan berupa pengecatan. Wahana yang masih dalam perbaikan kita garis line, menunggu proses perbaikan," sebutnya.

Dia menambahkan yang banyak dikunjungi Taman Geger Menjangan sehingga terjadi kerusakan seperti keluhan warga, sementara di dua taman kota lainnya yaitu di GOR Sarwo Edhie dan Monumen Ahmad Yani yang berlokasi di depan SMKN 1 Purworejo masih cukup bagus.

"Sekali lagi saya sampaikan terima kasih atas keluhan warga di medsos, kami menjadi tahu kalau ada wahana rusak. Kami mengakui keterbatasan petugas, sebab satu petugas menjaga beberapa tempat," ujarnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat bisa bekerja sama menjaga fasilitas umum dengan baik. "Kami prihatin dengan aksi vandalisme dan perusakan fasum oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tandasnya. (*)