Vendor Pernikahan Pamerkan Inovasi Terbaru di IKAPPESTY Wedding Expo 2026

Industri pernikahan yang sehat hanya bisa tumbuh melalui kolaborasi, edukasi dan kepercayaan.

Vendor Pernikahan Pamerkan Inovasi Terbaru di IKAPPESTY Wedding Expo 2026
Semarak IKAPPESTY Wedding Expo ke-13 di JCM, Jumat (16/1/2026) malam. (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Awal tahun 2026 dimanfaatkan pelaku industri pernikahan di Yogyakarta memperkenalkan berbagai program dan inovasi terbaru. Momentum tersebut terlihat dalam gelaran IKAPPESTY Wedding Expo ke-13 yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 Januari 2026, di Jogja City Mall.

Mengusung tema Smart Wedding, Trusted Vendor, pameran yang digelar Ikatan Pelaksana Pernikahan Tradisional Yogyakarta (IKAPPESTY) ini menjadi ruang strategis bagi ratusan vendor pernikahan untuk memamerkan konsep layanan, paket promo, hingga pendekatan baru yang lebih transparan dan profesional.

Ketua IKAPPESTY, Dora Lina Bineri, Jumat (16/1/2026) malam, mengatakan awal tahun merupakan waktu krusial bagi calon pengantin maupun vendor untuk menyusun perencanaan yang matang. Karena itu, expo tidak sekadar menghadirkan pameran produk dan jasa, tetapi juga edukasi dan penguatan kepercayaan antara konsumen dan penyedia layanan.

“Awal tahun adalah momen perencanaan. Melalui IKAPPESTY Wedding Expo, vendor-vendor anggota kami menampilkan program baru yang lebih terukur, transparan dan berorientasi pada kebutuhan calon pengantin. Kami ingin mendorong pernikahan yang direncanakan secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Dora.

Paket khusus

Berbagai vendor pernikahan dari kategori wedding organizer, busana pengantin, rias, dekorasi, katering, dokumentasi hingga perhiasan memanfaatkan expo ini untuk meluncurkan paket khusus awal tahun. Mulai dari konsep pernikahan tradisional yang dikemas modern, sistem kerja berbasis kontrak yang lebih jelas, hingga program konsultasi pernikahan gratis bagi calon pengantin.

Sejumlah vendor juga memperkenalkan skema layanan bertahap yang memungkinkan pasangan menyesuaikan anggaran sejak awal tanpa mengorbankan kualitas. Inovasi ini dinilai relevan di tengah meningkatnya kesadaran calon pengantin terhadap pentingnya perencanaan yang realistis dan aman.

Dora menambahkan, di tengah isu kepercayaan yang kerap mencuat dalam industri pernikahan, IKAPPESTY menegaskan komitmennya menjadikan expo sebagai ruang edukasi. Melalui rangkaian talkshow edukatif bersama praktisi wedding, calon pengantin diajak memahami proses perencanaan pernikahan, mulai dari pemilihan vendor, komunikasi kerja hingga pentingnya kesepakatan tertulis.

“Pernikahan adalah peristiwa sakral yang dibangun atas dasar kepercayaan. Kampanye Smart Wedding, Trusted Vendor mengajak calon pengantin untuk lebih kritis dan bijak, sekaligus mendorong vendor menjaga integritas, etika dan profesionalisme,” kata Dora.

Acara pendukung

Selain pameran vendor, IKAPPESTY Wedding Expo ke-13 juga diisi rangkaian acara pendukung seperti fashion show busana pengantin, penampilan musik, serta undian doorprize cincin yang dilakukan dua kali setiap hari. Puncaknya, pengunjung berkesempatan memenangkan grand prize berupa satu set perhiasan emas dan paket bulan madu dari Wyndham Garden Yogyakarta.

Dari aspek sosial, IKAPPESTY turut menggelar program IKAPPESTY Berbagi sebagai wujud kepedulian terhadap korban banjir di Aceh dan Sumatera Barat, dengan penyaluran bantuan kepada mahasiswa asal Aceh yang menempuh pendidikan di Yogyakarta melalui Mahasiswa Aceh Rampoe UGM.

Tahun ini, IKAPPESTY Wedding Expo juga mencatatkan pencapaian penting dengan resmi masuk Calendar of Event DIY 2026. Pengakuan ini menandai peran industri pernikahan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.

“Masuknya IKAPPESTY Wedding Expo dalam Calendar of Event DIY menjadi kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa wedding bukan hanya urusan privat, tetapi juga memiliki kontribusi ekonomi dan budaya bagi daerah,” ujarnya.

Wadah pembinaan

Sebagai agenda tahunan yang telah memasuki edisi ke-13, IKAPPESTY Wedding Expo terus berperan sebagai wadah pembinaan dan penjaga ekosistem industri pernikahan. Melalui kolaborasi lintas vendor dan asosiasi, IKAPPESTY berupaya membangun industri yang profesional, berkelanjutan dan berlandaskan kepercayaan.

“Industri pernikahan yang sehat hanya bisa tumbuh melalui kolaborasi, edukasi, dan kepercayaan. Expo ini kami rancang sebagai ruang bersama untuk memperkuat nilai-nilai tersebut sejak awal tahun,” ungkapnya.

General Manager JCM, Benny Sastra Wijaya, menyampaikan dukungan terhadap kampanye kolaborasi vendor pernikahan dalam pameran kali ini.  Hal ini untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkaya pengalaman hiburan dan belanja bagi masyarakat.

"Kami mendukung penuh kampanye tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan konsep acara yang lebih inklusif dan berkualitas," ucapnya.

Saling menguatkan

Menurutnya, keterlibatan berbagai vendor menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ekosistem yang saling menguatkan.

“Kami mendukung kampanye ini dengan menghadirkan beberapa versi program yang lebih eksklusif dan luar biasa. Para calon konsumen atau peserta datang dengan kesiapan penuh untuk merayakan momen penting mereka, tentu dengan dukungan para vendor yang memperkaya keseluruhan konsep acara,” tambahnya.

Menurut dia, peningkatan kualitas layanan juga terlihat dari berbagai penawaran menarik, mulai dari produk hingga konsep hiburan. Hal tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengunjung sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap vendor yang terlibat.

“Kita bisa melihat bagaimana penawaran yang menarik dan kualitas yang semakin membaik menjadi fokus utama. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” katanya. (*)