UIN Sunan Kalijaga Tembus 30 Besar Kampus Terbaik Indonesia

PTKIN kini semakin kompetitif, termasuk jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum.

UIN Sunan Kalijaga Tembus 30 Besar Kampus Terbaik Indonesia
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mencatatkan prestasi akademik awal tahun 2026 mampu menembus peringkat pertama perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam pemeringkatan Webometrics edisi awal 2026. Secara nasional, UIN Sunan Kalijaga berada di posisi ke-27 dari 3.695 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan.

Peringkat tersebut menempatkan UIN Sunan Kalijaga unggul atas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di peringkat ke-33 nasional. Webometrics juga mencatat tujuh PTKIN berhasil menembus jajaran 100 besar perguruan tinggi nasional, menandai meningkatnya daya saing PTKIN di tingkat nasional.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Noorhaidi Hasan menyebutkan, ini sebagai hasil kerja kolektif sivitas akademika memperkuat kualitas riset, publikasi ilmiah serta visibilitas institusi di ruang digital. Prestasi tersebut menjadi awal tahun yang positif, menyusul keberhasilan UIN Sunan Kalijaga meraih peringkat pertama SINTA tingkat PTKIN sebelumnya.

“Capaian ini merupakan buah dari konsistensi penguatan riset, publikasi ilmiah serta keterbukaan akses pengetahuan yang terus kami dorong. Setelah peringkat pertama SINTA PTKIN, posisi teratas Webometrics ini menegaskan bahwa transformasi akademik dan digital yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat,” ujar Noorhaidi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (13/1/2026).

Berdampak luas

Dia menambahkan, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi agar berdampak luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Prof Sahiron menilai keberhasilan PTKIN dalam pemeringkatan nasional sebagai indikasi kemajuan signifikan. PTKIN kini semakin kompetitif, termasuk jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum.

“PTKIN terus berkembang dan makin kompetitif. Berdasarkan rilis terbaru Webometrics, ada tujuh PTKIN yang berhasil masuk 100 besar nasional,” kata Sahiron di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, penguatan riset dan publikasi ilmiah akan tetap menjadi fokus utama ke depan. “Kami akan terus melakukan penguatan, terutama pada riset dan publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional maupun internasional,” ujarnya.

Webometrics merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai institusi berdasarkan visibilitas web, keterbukaan akses ilmiah serta dampak publikasi riset. (*)