Turnamen Golf Menutup Perayaan 50 Tahun Hipmi DIY
HIPMI ingin menjadikan golf sebagai media untuk memperkuat jejaring bisnis dan membina pengusaha muda agar lebih solid.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Turnamen Golf Bareng HIPMI Golf Club DIY berlangsung di Padang Golf Adisucipto, Kamis (27/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Musda XVI serta Pelantikan Pengurus BPD HIPMI DIY periode 2025-2028, sekaligus menutup perayaan 50 tahun HIPMI DIY.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga namun juga menjadi simbol semakin kokohnya peran pengusaha muda dalam komunitas bisnis dan olahraga di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua OC Golf Bareng HGC DIY, Taufik Agawa, Minggu (2/3/2025) menjelaskan turnamen mempertandingkan berbagai kategori, seperti Best Gross dan Best Nett untuk Flight A, B, C, serta Ladies Flight. Selain itu, ada juga kompetisi keterampilan (skill game) untuk kategori Longest Drive dan Nearest to The Pin.
"Dengan lebih dari 100 peserta dari berbagai klub golf di Yogyakarta, acara ini menunjukkan bahwa komunitas pengusaha muda semakin aktif dalam membangun jaringan bisnis melalui olahraga golf," ungkapnya.
Jejaring bisnis
Ketua Badan Semi Otonom HIPMI Golf Club DIY, Vita Subiyakti, menegaskan sejak dilantik November 2024, HGC DIY berhasil mengadakan dua turnamen. HIPMI ingin menjadikan golf sebagai media untuk memperkuat jejaring bisnis dan membina pengusaha muda agar lebih solid.
"Turnamen ini adalah bukti bahwa HIPMI Golf Club DIY semakin diakui di komunitas golf dan dunia usaha,” ujarnya.
Turnamen juga menjadi momen spesial dengan kehadiran Ketua Umum BPD HIPMI DIY terpilih, Ekawati Rahayu Putri atau yang akrab disapa Ketum Echa, yang baru saja dilantik untuk masa bakti 2025-2028. Dia hadir bersama Ketua Umum BPD HIPMI DIY 2021-2025, Aditya Bima.
Dengan keberhasilan Golf Bareng HGC DIY ini, diharapkan turnamen-turnamen berikutnya semakin menarik minat lebih banyak peserta.
Berkembang
Lebih dari sekadar olahraga, HIPMI DIY terus membuktikan perannya sebagai wadah utama bagi pengusaha muda untuk berkembang dan berjejaring.
"Juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Yogyakarta," katanya. (*)