TPQ Masjid Darussa'adah Doplang Purworejo Peringati Nuzulul Quran

Orang tua dapat melihat sendiri keuletan anak-anak yang telah menyelesaikan membaca Al Quran.

TPQ Masjid Darussa'adah Doplang Purworejo Peringati Nuzulul Quran
Santri TPQ Masjid Darussa’adah Kelurahan Doplang Purworejo menampilkan hafalan bacaan surat-surat pendek. (istimewa)

KORANBERNAS, PURWOREJO -- Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Masjid Darussa’adah Kelurahan Doplang Kabupaten Purworejo mewisuda empat santri yang berhasil menuntaskan bacaan Al Quran. Mereka diwisuda bersamaan dengan peringatan Nuzulul Quran yang digelar di halaman masjid setempat, Jumat (13/3/2026) malam.

Agenda tahunan tersebut diwarnai berbagai penampilan anak-anak TPQ Masjid Darussa’adah. Mereka menampilkan pembacaan Asmaul Husna, hafalan surat-surat pendek, hingga khatmil Quran di hadapan jamaah dan orang tua yang hadir.

Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Quran, Agus Wiwoho Suryo, menyampaikan momen ini menjadi kesempatan bagi orang tua menyaksikan secara langsung ketekunan anak-anak dalam mempelajari Al Quran.

Orang tua dapat melihat sendiri keuletan anak-anak yang telah menyelesaikan membaca Al Quran. “Namun khatam bukan berarti berhenti. Justru ini menjadi gerbang awal untuk lebih mendalami Al Quran,” ujar Agus.

Filsafat hidup

Dia berpesan agar Al Quran tidak hanya dibaca tetapi dipahami dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Nantinya menjadi filsafat hidupmu,” pesannya.

Peringatan Nuzulul Quran diisi penceramah KH Alim Mukmin. Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Doplang, Puguh Dono Pratopo, beserta masyarakat setempat.

Puguh dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al Quran.

Dia mengatakan, peringatan Nuzulul Quran mengandung pesan moral tentang bagaimana Al Quran diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup umat manusia.

Mencintai Al Quran

“Melalui momentum ini kita diajak untuk semakin mencintai Al Quran, memahami isinya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, akal dan moral kita akan semakin meningkat,” ungkap Agus.

Dia pun mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan dan kebersamaan yang telah terjalin di lingkungan Kelurahan Doplang.

Semangat membaca Al Quran juga terlihat dari kegiatan tadarus yang dilakukan masyarakat selama bulan Ramadan. Ibu-ibu tergabung dalam Majelis Nurul Iman Doplang sebelumnya telah melaksanakan khataman tadarus Al Quran. (*)