Sabtu, 19 Jun 2021,


sunaryantaheri-susanto-bupati-dan-wakil-bupati-gunungkidul-20212024Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menyerahkan surat penetapan Bupati-Wakil Bupati Gunungkidul Sunaryanta-Heri Susanto. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Sunaryanta-Heri Susanto Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul 2021-2024

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul resmi menetapkan pasangan Sunaryanto-Heri Susanto menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul 2021-2024. Acara ini berlangsung di Bangsal Sewokoprojo Wonosari, dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan Bupati-Wakil Bupati Gunungkidul, Jumat ( 22/1/2021).


Meski secara resmi diundang, namun hingga rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati berakhir, tidak ada satu pun para calon bupati dan wakil bupati lainnya yang hadir. Mereka hanya diwakili oleh beberapa orang tim sukses masing-masing.


Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, menyatakan penetapan calon terpilih dilaksanakan setelah lima hari KPU menerima surat ada tidaknya sengketa yang teregistrasi di MK sesuai di PKPU No 5 Tahun 2020. Rekapitulasi di tingkat kabupaten berjalan tertib dan lancar serta tidak ada sengketa yang didaftarkan.

Berdasarkan buku register di Mahkamah Konstitusi (MK) di wilayah Provinsi DIY yaitu Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman tidak ada sengketa yang terigistrasi di MK. Oleh karena itu, proses penetapan pasangan terpilih Sunaryanto-Heri Susanto bisa segera dilakukan.


Pasangan Sunaryanta-Heri Susanto meraup suara 155.878 dalam pilkada Gunungkidul tahun 2020. Pasangan yang terpilih ini akan segera dilantik.


KPU akan melayangkan usulan pelantikan ke DPRD Gunungkidul. “Rencananya Sabtu (23/1/2021) pagi akan kami kirimkan surat usulan ke DPRD," kata Hani.


Pelantikan dijadwalkan berlangsung 17 Februari 2021. Namun berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, diupayakan pelantikan secara serentak dengan daerah lain yang juga melaksanakan pilkada.

Menurut Hani, hal itu membuat jadwal pelantikan berpotensi mundur. Apalagi saat ini ada sejumlah daerah yang peserta Pplkada-nya mengajukan sengketa hukum ke Mahkamah Konstitusi . “Akan diatur lagi seperti apa, termasuk kemungkinan ada perpanjangan masa jabatan petahana,” ujarnya.

Pleno penetapan dilakukan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pada pasangan terpilih. SK tersebut juga diberikan kepada peserta pilkada lain, namun hanya melalui perwakilannya masing-masing.

Kepada wartawan, Sunaryanta menegaskan kemenangan yang diraih ini bukan miliknya pribadi. Melainkan hasil dari pilihan mayoritas warga Gunungkidul. “Banyak terima kasih saya ucapkan pada masyarakat Gunungkidul atas kepercayaan yang diberikan pada saya,” katanya.

Badingah turut mengucapkan selamat kepada Sunaryanta-Heri Susanto sebagai pasangan terpilih. Begitu juga KPU sebagai penyelenggara Pilkada 2020.

Badingah menilai, pilkada berjalan sukses dan lancar dari awal hingga akhir. Klaster Covid-19 tidak terjadi meski pelaksanaan dilakukan di tengah suasana pandemi. “Ini menunjukkan pelaksanaan pilkada dilakukan dengan komitmen penuh, profesional dan berintegritas,” kata Badingah. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini