Rabu, 22 Sep 2021,


sulitnya-melarang-warga-agar-tak-keluar-rumahAtmaji. (istimewa)


sholihul
Sulitnya Melarang Warga agar Tak Keluar Rumah

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Menjelang persiapan pemberlakuan New Normal warga Yogyakarta mulai melaksanakan aktivitas dan kegiatan luar rumah. Jalan-jalan maupun ruang publik seperti Malioboro dan pusat-pusat perbelanjaan mulai ramai.  Kondisi seperti ini merupakan hal yang sangat wajar.


"Saat ini sangat sulit melarang warga keluar rumah. Dari sisi penegakan peraturan, pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk menindak warga. Hal terbaik adalah mengimbau,” ujar Atmaji, Ketua Fraksi PAN DPRD DIY, Senin (8/6/2020), di gedung dewan.

  • Pangan Tidak Hanya Berupa Beras, Kedaulatan Pangan Butuh Konsep Terintegrasi
  • Jangan Sampai Saya Close, Warning Sultan Soal Malioboro untuk Nongkrong Tanpa Masker

  • Berbeda misalnya DIY menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Artinya, Pemda DIY cukup memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan Covid-19 sehingga kesadaran masyarakat tergugah.

    “Dalam situasi tanggap darurat ini tidak ada pasal penindakan pelanggaran protokol kesehatan," ujar Sekretaris Komisi B DPRD DIY ini.

  • Sayuran Tersedia di Pagar Rumah, Ambil Tanpa Dipungut Biaya
  • Pilkada Bantul Mulai Diwarnai Aksi Deklarasi Dukungan

  • Setelah memahami bahaya Covid-19 dan bersedia melakukan antisipasi, masyarakat tinggal menunggu kebijakan yang pasti dari pemerintah terkait penanganan Covid-19 di berbagai sektor.

    Atmaji menyayangkan munculnya fenomena saat ini yakni kekawatiran Covid-19 menyebar setelah maraknya kegiatan warga di luar rumah.

    Sebaiknya masyarakat memperhatikan tahapan-tahapan yang digulirkan pemerintah di antaranya tahapan transisi menuju New Normal.

    ”Inilah sesungguhnya yang harus diperhatian warga sehingga mampu menentukan langkah berdasarkan informasi mengenai tahapan-tahapan itu," tambahnya.

    Dia mengatakan, ketaatan terhadap protokol kesehatan semata-mata karena kesadaran masyarakat. Sedangkan pemerintah  memberikan batasan-batasan kegiatan di masa pandemi dengan aman, termasuk sistem pendidikan di sekolah.

    ”Kami mengimbau masyarakat  bersabar kemudian menyesuaikan dengan kegiatan pemerintah sehingga semua sektor dapat berjalan dengan baik," kata dia.

    Fraksi PAN DPRD DIY mengapresiasi kesadaran masyarakat yang bersedia mengikuti protokol kesehatan selama ini, mulai dari isolasi mandiri hingga menggunakan masker dan menjaga jarak. Itu semua harus diacungi jempol dan layak diapresiasi. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini