SMK Kesehatan Binatama Rayakan HUT dengan Gelar Karya

HUT ke-11 SMK Kesehatan Binatama ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru.

SMK Kesehatan Binatama Rayakan HUT dengan Gelar Karya
Produk karya siswa SMK Kesehatan Binatama dipamerkan pada peringatan ulang tahun ke-11 sekolah tersebut. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Suasana meriah dan penuh warna menghiasi halaman SMK Kesehatan Binatama, Senin (18/12/2023). Sekolah menengah kejuruan bidang kesehatan ini menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 dengan mengangkat tema Jaga Warisan Nusantara.

"Peringatan HUT ke-11 SMK Kesehatan Binatama merupakan momentum yang tepat untuk kita semua merefleksikan kembali komitmen kita menjaga warisan budaya Nusantara. Budaya Indonesia yang kaya dan beragam merupakan aset berharga yang harus kita lestarikan, termasuk di bidang kesehatan," kata Nuri Hastuti, Kepala SMK Kesehatan Binatama.

Puncak acara HUT dipenuhi beragam kegiatan menarik yang melibatkan seluruh siswa dan guru. Beragam pameran dan atraksi menjadi sorotan utama, di antaranya Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).

Setiap kelas memamerkan kreativitas mereka melalui produk-produk hasil pengolahan limbah organik dan anorganik.

"Kreasi pot bunga dari botol plastik, tas cantik dari kain perca, hingga pupuk kompos menjadi beberapa contoh karya inovatif para siswa," lanjutnya.

ARTIKEL LAINNYA: Ketua MPR RI Bicara Pendidikan Gratis, Tidak Semudah Membalikkan Tangan

Selain itu dipentaskan pula Festival Budaya Nuansa. Kkebudayaan Indonesia terasa kental dengan tampilnya para siswa berdandan bak tokoh pewayangan seperti Semar, Gareng, Petruk, Bagong, Dewi Kunthi, Werkudoro, Arjuna, Nakula, Sadewa, Srikandi dan Dewi Shinta.

Atraksi tari tradisional hingga drama kolosal turut memeriahkan festival tersebut.

Para siswa dan guru unjuk gigi dalam Festival Herbal yaitu mengembangkan produk-produk inovasi herbal. Berbagai minyak aromaterapi, teh kesehatan hingga jamu tradisional dipamerkan, membuktikan kepedulian terhadap pengobatan alami.

Suasana kian semarak dengan penampilan pidato ucapan selamat ulang tahun dari siswa-siswi dalam tiga bahasa yakni bahasa Inggris, Jepang dan Korea. Hal ini menunjukkan semangat global dan inklusivitas yang diusung oleh SMK Kesehatan Binatama.

Puncak acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh ketua yayasan dan kepala sekolah, serta pengumuman kelas terbaik dalam Gelar Karya P5.

ARTIKEL LAINNYA: UMY Salurkan Zakat Rp 3 Miliar

Semarak perayaan HUT ke-11 SMK Kesehatan Binatama ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru untuk terus berkarya, berinovasi dan melestarikan warisan budaya Nusantara.

Peringatan HUT ke-11 SMK Kesehatan Binatama juga memiliki makna yang dalam. Tema Jaga Warisan Nusantara menjadi pengingat pentingnya melestarikan nilai-nilai dan kearifan lokal dalam dunia pendidikan kesehatan.

Pemanfaatan bahan-bahan alami, pengobatan tradisional dan nilai-nilai gotong royong menjadi aspek yang ingin ditanamkan kepada para siswa.

"Melalui perayaan HUT yang penuh kreativitas dan edukasi ini, SMK Kesehatan Binatama membuktikan komitmen mereka dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan warisan budaya Indonesia," ujarnya.

Apoteker Ana Herawati sebagai Kaprodi Farmasi menjelaskan beberapa proyek yang telah dilaksanakan siswa. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila telah berlangsung dari Juli hingga November.

ARTIKEL LAINNYA: SMA Negeri 2 Klaten Menjadi Sekolah Adipangestuti Tahun 2023

“Setiap Jumat, kami mengadakan kegiatan dengan tema hidup berkelanjutan, di mana siswa menciptakan karya kreatif untuk pengolahan sampah,” kata dia.

Siswa telah belajar bagaimana mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Banyak karya kreatif yang terkait dengan pengelolaan sampah telah dihasilkan oleh siswa.

Sekolah memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami tanaman herbal, yang baik untuk obat, kosmetik, ataupun pangan. “Untuk memperingati ulang tahun ini, kami fokus pada inovasi herbal. Siswa telah menanam tanaman sejak bulan Juli dan sekarang tanaman tersebut telah dipanen dan diolah menjadi produk kreatif," jelas Ana.

Orang tua siswa juga turut serta dalam proyek ini, dengan menyumbangkan tanaman dan membantu merawatnya.“Ini menjadi pembiasaan kami di SMK Kesehatan Binatama ini agar siswa memiliki tanggung jawab untuk merawat dan membuat produk kreatif dari tanaman yang mereka tanam,” tandasnya.

Dia berharap, melalui kegiatan-kegiatan yang digelar dalam peringatan HUT ini, para siswa dapat lebih termotivasi untuk berkarya dan berinovasi dalam bidang kesehatan, serta turut berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya nusantara. (*)