Seribu Takjil Dibagikan BTA Nusantara dan Ormas di Bantul
Kerukunan dan kesolidan ini akan mendukung terciptanya Jogja yang aman dan damai.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Suasana perempatan Masjid Agung atau sering disebut Klodran Bantul tampak meriah, Minggu (8/3/2026) sore. Ratusan orang membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas, baik roda dua ataupun roda empat.
Kegiatan pembagian takjil kali ini melibatkan anggota Persaudaraan Barisan Tanpa Atasan (BTA) Nusantara dan gabungan ormas yakni dari Laskar Mubarok, Laskar Arafat, Macan Kecil Jogja (MKJ), Sniper, Merkade, Budrex dan Faki Bantul.
Pembagian seribu takjil ini diawali oleh Kepala Satpol PP Bantul, R Jati Bayu Broto M Hum mewakili Bupati H Abdul Halim Muslih dan Kapten Arh Edi Warsito Pgs Pasipers Kodim 0729/Bantul mewakili Komandan Kodim Letkol (Kav) Fikri Nurheldi SE M Han serta dihadiri unsur kepolisian.
Koordinator BTA Nusantara Jogja, Toro Gesit, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam pembagian seribu takjil. Baik dari ormas ataupun TNI dan Polri.
Pembagian takjil kepada masyarakat. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
"Kegiatan ini bertujuan membantu sesama dan menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Selain itu, juga memperkuat jalinan persaudaraan antara kita dengan teman-teman ormas di DIY," kata Toro. Diharapkan kerukunan dan kesolidan ini akan mendukung terciptanya Jogja yang aman dan damai.
Mewakili Bupati dan pemerintah Kabupaten Bantul, Jati Bayu Broto menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BTA Nusantara dan juga semua ormas yang terlibat dalam pembagian 1000 takjil sore itu.
"Semoga langkah ini menjadi langkah yang diridai Allah SWT dan mendapatkan pahala serta membawa kebahagiaan bagi mereka yang menerima," kata Jati.
Terpisah, pendiri BTA Nusantara, EW Bony, mengatakan pihaknya akan terus melakukan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat ataupun mengatasi kesulitan yang mereka hadapi.
Memberi manfaat
Tidak hanya berbagi takjil di bulan suci Ramadan, BTA Nusantara dengan menggandeng ormas lain yang ada di DIY juga telah melaksanakan kegiatan Jumat berkah serta membantu pembangunan masjid maupun pondok pesantren.
"Kita ingin selalu memberi manfaat dan menjadi contoh dalam kebaikan," katanya. (*)
Sariyati Wijaya
