Seni Kubro Siswo Ternyata Punya Karakter Olahraga Kuat: Pakar Dorong Pemkab Sleman Gelar Festival Tahunan
Karakter Olahraga dalam Kesenian Kubro Siswo
KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Selama ini, masyarakat umum hanya memandang Kubro Siswo sebagai aktivitas kesenian tradisional semata. Namun, sebuah temuan ilmiah terbaru mengungkap sisi lain yang mengejutkan: Kubro Siswo memiliki nilai karakter olahraga yang sangat kuat dalam setiap aktivitasnya.
Temuan ini merupakan hasil disertasi dari Dr. Syukron Arif Muttaqin, SE, MAP, yang diujikan dalam ujian terbuka program doktoral ilmu olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (FIKK UNY), Rabu (14/01/2026).
Dalam penelitiannya, Syukron membuktikan secara ilmiah bahwa ada lima nilai karakter olahraga yang melekat erat pada kesenian ini, yaitu: Sportivitas, Kedisiplinan, Kejujuran, Keindahan, dan Patriotisme.
“Aktivitas fisik dan gerak yang intens, didukung syair lagu serta koordinasi antar anggota kelompok, membuktikan bahwa Kubro Siswo memiliki unsur olahraga yang nyata,” ujar Syukron di depan dewan penguji.
Rekomendasi Kebijakan: Masuk Kurikulum hingga Festival Tahunan
Penelitian yang menggunakan metode campuran (mixed methods) ini tidak hanya berhenti pada teori. Syukron juga melibatkan para pemangku kepentingan di Kabupaten Sleman untuk merumuskan masa depan kesenian ini.
Hasilnya, muncul rekomendasi kuat agar Pemerintah Kabupaten Sleman segera menyusun kebijakan pelestarian yang lebih sistematis. Syukron menyarankan agar Kubro Siswo diintegrasikan ke dalam program kerja di berbagai instansi strategis.
“Kubro Siswo perlu masuk dalam program kegiatan di Dinas Pendidikan, Dispora, Dinas Kebudayaan, hingga Dinas Pariwisata,” urainya.
Salah satu poin krusial yang diusulkan adalah penyelenggaraan Festival Kubro Siswo Tahunan di Kabupaten Sleman sebagai ajang pertunjukan sekaligus magnet pariwisata.
Predikat Sangat Memuaskan
Disertasi berjudul "Kajian Potensi Kesenian Kubro Siswo dalam Penguatan Nilai Olahraga dan Rekomendasi Kebijakan Pengembangan bagi Masyarakat Kabupaten Sleman" ini membawa Syukron lulus dengan predikat Sangat Memuaskan (nilai 92,7).
Ia tercatat sebagai doktor ke-130 yang diluluskan oleh FIKK UNY dengan masa studi yang cukup impresif, yakni 35 bulan. Ujian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk pimpinan DPRD DIY, DPRD Sleman, PWNU DIY, hingga Kepala Dinas Pariwisata Sleman, yang menunjukkan dukungan politik bagi pengembangan seni-budaya lokal ini.
Dengan temuan ini, Kubro Siswo diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan leluhur, tetapi bertransformasi menjadi identitas daerah yang didukung penuh oleh kebijakan pemerintah sebagai sarana penguatan karakter generasi muda di Sleman. (*)
Siaran Pers
