Sekolah Lansia Salimah Dusun Kepanjen Diresmikan

Program Salsa bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para lanjut usia untuk berperilaku sehat dan selamat.

Sekolah Lansia Salimah Dusun Kepanjen Diresmikan
Peresmian Sekolah Lansia Salimah Dusun Kepanjen Jambidan Banguntapan Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Pimpinan Cabang Salimah Banguntapan meresmikan pembukaan Sekolah Lansia Salimah (Salsa) di Dusun Kepanjen Kalurahan Jambidan Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul, Minggu (21/9/2025).

Sebanyak 35 peserta pralansia dan lansia baik laki-laki maupun perempuan hadir dalam kegiatan perdana yang mengusung jargon “Lansia Sehat, Aktif dan Bahagia”. Rangkaian acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah dan berat badan.

Acara berlanjut dengan edukasi kesehatan dari drg Prasasti Bintarum. Dengan gaya penyampaian yang ringan dan bersahabat, Prasasti mengajak para lansia mengenal konsep Lansia SMART akronim dari  Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin dan Takwa.

Menariknya, tidak hanya mendengarkan ceramah, peserta juga diajak bergerak bersama dalam senam anti stroke. Gelak tawa riuh terdengar ketika beberapa peserta mencoba mengikuti gerakan dengan penuh semangat. “Senam ini sederhana, tapi manfaatnya besar untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah stroke,” katanya.

Sehat dan selamat

Ketua PC Salimah Banguntapan, Retna Heryanti A Md, mengatakan program Salsa ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para lanjut usia untuk berperilaku sehat dan selamat, sehingga mampu menjalani masa lansia yang berkualitas.

"Salsa Dusun Kepanjen akan dilaksanakan secara rutin setiap Minggu Legi. Program ini diharapkan menjadi wadah pembinaan yang berkesinambungan agar para lansia dapat mandiri dalam aspek fisik, psikologis, sosial maupun spiritual,” ujar Retna.

Kurikulum Salsa yang disiapkan cukup beragam, mulai dari materi kesehatan seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi dan Jantung Koroner, Osteoporosis, Kesehatan Reproduksi, hingga Kesehatan Gigi.

Ditambah tema sosial dan keterampilan seperti Pengelolaan Sampah, P3K di Rumah, serta pembelajaran Al Quran. Program akan ditutup dengan prosesi wisuda sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar para lansia.

Dengan adanya Salsa, Salimah Banguntapan berharap para lansia dapat terus meningkatkan kualitas hidupnya, sehingga tetap sehat, aktif dan bahagia di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat. (*)