Sebanyak 21 Gerai KDMP di Purworejo Selesai 100 Persen
Kabupaten Purworejo telah melakukan peletakan batu pertama sebanyak 199 gerai KDMP.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Purworejo masih terus berjalan. Saat ini sebanyak 21 gerai telah selesai 100 persen, selebihnya 168 gerai dalam proses pembangunan, total ada 199 gerai.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Dan Perdagangan (DINKUKMP) Kabupaten Purworejo melalui Kabid Koperasi, Rimi Ani, Senin (16/3/2026), di kantornya mengatakan Kabupaten Purworejo telah melakukan peletakan batu pertama sebanyak 199 gerai KDMP.
Dari jumlah tersebut sebanyak 21 gerai telah selesai pembangunannya dan selebihnya berproses. Menurutnya jumlah tersebut berdasarkan koordinasi 16 Maret 2026 dengan Kodim.
Di Kecamatan Kutoarjo yaitu Desa Kemadulor Desa Tunggorono, Desa Suren, Kelurahan Katerban, Kelurahan Bandung, Desa Tepus Wetan. Sementara itu di Kecamatan Banyuurip Desa Wangunrejo serta di Kecamatan Grabag yaitu Desa Harjobinangun dan di Kecamatan Bener yaitu Desa Karangsari dan Desa Kaliurip.
Bisa bergabung
"Pembentukan koperasi di Purworejo dari 494 desa/kelurahan, terbentuk KDMP sebanyak 454 gerai, sebab desa yang jumlah penduduk di bawah 500 jiwa maka bisa bergabung dengan desa lainnya (berdasarkan SE Nomor 6 Tahun 2025) tentang petunjuk percepatan pembentukan KDMP,” jelasnya.
Berikutnya, sudah mempunyai badan hukum berdasarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 disusul Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan Gerai KDMP.
Menurut dia, sebanyak 494 desa /kelurahan telah melaksanakan musyawarah desa khusus/musyawarah kelurahan khusus. Sedangkan desa yang jumlah penduduknya di bawah 500 jiwa ada 56 desa, bergabung menjadi 28 gerai. Jadi, total ada 454 KDMP.
Nama-nama desa yang melakukan penggabungan yaitu Kecamatan Ngombol ada 41 desa, desa mandiri 28 desa, bergabung 13 gerai KDMP dari 29 desa. Contoh, Desa Kaliwungu Kidul bergabung dengan Desa Ringgit, Desa Briyan bergabung dengan Desa Wasiat, selain itu Desa Klandaran dan Desa Mendiro bergabung dengan Desa Susuk.
Enam gerai
Sedangkan Kecamatan Pituruh ada 49 desa, desa kurang dari 500 jiwa ada 13 desa, desa mandiri ada 33 desa, 5 KDMP gabungan dari 16 desa. Rinciannya adalah Desa Gumawang, Desa Pangkalan bergabung dengan Desa Sumber.
Rimi menambahkan pembangunan gerai KDMP dengan ukuran 20 meter x 30 meter persegi terdapat enam gerai untuk sembako, elpiji, pupuk, klinik, apotek, simpan pinjam dan gudang (cold storage).
Masing-masing gerai KDMP mendapatkan fasilitas kendaraan logistik dan KDMP bisa melakukan usaha lainnya sesuai potensi desa / kelurahan. Untuk anggota KDMP mendapatkan fasilitas akun laku pandai guna untuk pembayaran seperti listrik dan ledeng.
Menurutnya, gerai KDMP yang sudah selesai disarankan melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan) untuk menambah anggota sebanyak-banyaknya dan menggali modal. "Modal KDMP saat ini digali dari anggota yaitu dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela," tandasnya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
