rumah-sakit-darurat-khusus-siap-merawat-odp-dengan-rapid-tes-reaktifBupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, berada di ruang isolasi OPD di Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19. (nanang wh/koranbernas.id)


nanang

Rumah Sakit Darurat Khusus Siap Merawat ODP dengan Rapid Tes Re-aktif

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Kabupaten Kebumen kini memiliki rumah sakit darurat yang khusus merawat Orang Dengan Pemantauan (ODP) dengan rapid test re-aktif, setelah Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, meresmikan Rumah Sakit Darurat Khusus Covid -19, Jumat (24/4/2020). Rumah sakit ini menempati UPTD Penyakit Paru Paru Kebumen dan bisa menampung 100 orang.

KH Yazid Mahfudz kepada wartawan mengatakan, pendirian rumah sakit darurat ini setelah Badan Anggaran DPRD Kebumen dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kebumen menyetujui anggaran untuk pendirian dan operasional rumah sakit ini. Anggaran untuk rumah sakit darurat ini senilai Rp 2 miliar, bersumber dari refocusing APBD Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2020.


Baca Lainnya :

“Rumah sakit ini mampu menampung 100 ODP,“ kata Yazid Mahfudz.

Jika terjadi lonjakan PDP atau ODP dengan rapid test re-aktif sehingga rumah sakit rujukan lini II, III dan rumah sakit darurat tidak mampu menampung, sudah ada beberapa tempat disiapkan untuk isolasi ODP dan perawatan PDP.


Baca Lainnya :

Direktur Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-29, drg Purwitasari MM, kepada wartawan menjelaskan, setelah diresmikan pada hari Sabtu (25/4/2020), rumah sakit yang ia pimpin sudah siap melakukan isolasi ODP dengan rapid test re-aktif. Direncanakan ada 18 ODP dengan rapid test re-aktif siap dievakuasi ke rumah sakit darurat ini.

Di rumah sakit ini, ODP rapid test re-aktif menjalani isolasi. Mereka juga akan diambil swabnya sebanyak dua kali untuk memastikan yang bersangkutan positif atau negatif Covid-19.

Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Kebumen, Cokrominoto, SIP.Mkes, kepada wartawan, Kamis (23/4/2020) malam, mengungkapkan ada 387 ODP yang masih menjalani pemantauan. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan dan dirawat di rumah sakit rujukan ada 33 orang. Pasien positif Covid-19 yang masih dirawat ada 8 orang, dua orang dinyatakan sembuh.

Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit dr Sodirman Kebumen, dr Fatmahwati, kepada koranbernas.id, Jumat (24/4/2020), mengungkapkan seorang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium dua kuli swab dinyatakan negatif dan gejala klinisnya menunjukan sehat.

Seorang perempuan berumur 40 tahun dari Kecamatan Buayan mulai dirawat di RSDS Kebumen, Kamis (16/4/2020). Kemudian hari Jumat (24/4/2020) dipulangkan. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini