Ribuan Pelari Menantang Rute Perbukitan Menoreh, BiosfeRun 2025 Bukan Sekadar Lomba
Peserta berasal dari empat benua yaitu Asia, Eropa, Amerika dan Afrika.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Ribuan pelari nasional dan internasional mengikuti BiosfeRun 2025, sebuah ajang lari lintas alam tahunan yang diselenggarakan Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Minggu (19/10/2025).
Mengusung tema Celebrate The Journey, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan sebuah perayaan sport tourism yang memadukan keindahan alam, budaya dan semangat keberlanjutan di kawasan Cagar Biosfer UNESCO – Merapi Merbabu Menoreh (M3).
BiosfeRun tahun ini diikuti 1.017 peserta dari empat benua yaitu Asia, Eropa, Amerika dan Afrika. Mereka ambil bagian dalam tiga kategori lari yaitu 7K, 15K dan 30K.
Menariknya, kategori 30K mendapatkan dua poin ITRA (International Trail Running Association) yang diakui secara internasional, menandai posisi BiosfeRun sebagai ajang trail run berstandar global.
Usai menyelesaikan finish, peserta BiosfeRun 2025 berswafoto. (istimewa)
Peserta mancanegara berasal dari Algeria, Angola, Kanada, Kolombia, Prancis, Jerman, Jamaika, Kazakhstan, Pakistan, Peru, Filipina, Rusia, Swiss, Amerika Serikat dan Yaman.
Sedangkan peserta terbanyak berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan Jawa Timur.
Dengan rute menantang melintasi perbukitan Menoreh yang hijau dan asri, para pelari disuguhi panorama hutan, kebun serta pesona desa wisata yang masih alami.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antara penyelenggara dengan komunitas lokal, di mana masyarakat turut berperan aktif mendukung kelancaran acara dan memperkenalkan potensi wisata daerah mereka.
Direktur Pemasaran Pariwisata BPOB, Harfiansa Bimatara (tengah), menyampaikan keterangan pers. (istimewa)
“BiosfeRun 2025 bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang merayakan perjalanan, menyatu dengan alam, menghargai budaya lokal, dan menumbuhkan semangat keberlanjutan,” ujar Harfiansa Bimatara, Direktur Pemasaran Pariwisata BPOB.
Dia menambahkan, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana olahraga, pariwisata dan masyarakat dapat berjalan seiring untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta, komunitas dan sponsor yang telah mendukung BiosfeRun 2025,” kata Agustin Peranginangin, Direktur Utama BPOB.
Event ini sejalan dengan misi untuk mengembangkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan di kawasan Borobudur Highland dan sekitarnya. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kawasan Cagar Biosfer bukan hanya warisan alam, tetapi juga ruang hidup yang memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” lanjutnya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
