purworejo-bakal-punya-mal-pelayanan-publik Agung Wibowo Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten, sedang menyampaikan materi.(w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Purworejo Bakal Punya Mal Pelayanan Publik

SHARE

KORANBERNAS.ID,PURWOREJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo bersiap akan segera melakukan grand opening (peresmian) Mal Pelayanan Publik (MPP) pada 7 Oktober 2022 mendatang.  MPP berisi layanan dari semua instansi di Kabupaten Purworejo seperti disdukcapil, Dinkes atau PU, masih juga ada layanan keimigrasian, taspen dan BPJS


"Di hari sepi, MPP di kunjungi minimal 350 orang," terang Agung Wibowo Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten, di Rumah Makan ABK Purworejo, Selasa (27/9/2022).

  • Hati-hati, Jangan Sembarangan Sulam Alis

  • Dia mengatakan dengan kepengurusan administrasi melalui MPP akan irit biaya dan tenaga. Kalau pun ada retribusi berada di sistem.

    Dalam peresmian tersebut rencananya akan dilakukan oleh Menteri PAN RB RI didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga Bupati Purworejo. Dengan peresmian MPP pihaknya berharap masyarakat akan semakin dimudahkan dalam kepengurusan administrasi.


    "Selama ini imigrasi hanya memberi pelayanan di MPP pada hari selasa, mudah-mudahan kedepan bisa 3 kali dalam 1 minggu," jelas Agung.

    Sementara itu di lokasi yang sama Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (Kominfostasandi) Yudhie Agung Prihatno turut mensosialisasikan program Bupati Purworejo Agus Bastian tentang layanan 112.

    "Layanan 112 bisa di akses masyarakat melalui telepon selular atau telepon rumah.  Layanan tersebut merupakan fasilitas warga untuk minta bantuan gawat darurat," jelasnya.

    Dia menambahkan layanan tersebut gratis namun dia berharap jangan sebagai sarana untuk 'ngeprank' (usil)

    Harapannya dengan layanan tersebut masyarakat dapat layanan gawat darurat. Pihaknya telah bekerjasama dengan BPBD untuk akses bencana, Satpol PP dan Damkar untuk layanan kebakaran.

    "Layanan ini dapat juga digunakan untuk gawat darurat pasien yang butuh bantuan segera," jelasnya.

    Selain itu, Yudhie juga memperkenalkan aplikasi Larisi Purworejo untuk transaksi online dengan pelayanan non tunai untuk pemasaran UMKM ataupun untuk wisata.(*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini