PSSI Menjatuhkan Sanksi kepada PSIR
Sanksi lain dari PSSI, pada Liga 4 berikutnya, enam pertandingan di kandang sendiri tanpa penonton dan denda Rp 45 juta.
KORANBERNAS.ID, SEMARANG -- Buntut kericuhan yang terjadi pada babak semifinal antara PSIR (Rembang) melawan Persak (Kebumen) di kandang PSIR, Kamis (12/2/2026), Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah menjatuhkan sanksi untuk PSIR.
Dalam Surat Keputusan Komite Disiplin tertanggal 13 Februari 2026 yang ditandatangani Samuel Ervan Harjono, PSSI mendiskualifikasi PSIR dalam kompetisi Liga 4 kali ini.
Sanksi itu, berarti tidak ada pertandingan memperebutkan juara 3 Liga 4. Pertandingan memperebutkan juara itu, seharusnya PSIR melawan Persiharjo (Sukoharjo).
Partai semifinal antara PSIR dan Persak di Stadion Krida Rembang, Kamis (12/2/2026), dimenangkan oleh Persak dengan skor 2 - 0. Pada akhir pertandingan sejumlah suporter berbuat ricuh di lapangan.
Denda Rp 45 juta
Sanksi lain dari PSSI, pada Liga 4 berikutnya, enam pertandingan di kandang sendiri, PSIR tanpa penonton dan denda Rp 45 juta.
Sementara menghadapi final Liga 4 melawan Persibangga (Purbalingga) di Stadion Jatidiri Semarang, manajemen Persak Kebumen menyiapkan 25 unit bus gratis untuk suporternya.
Penjualan tiket untuk final, Senin (16/2/2026) di Stadion Chandradimuka, Minggu (15/2/2026) berjalan lancar. Diperkirakan Persak didukung 2.000 orang suporter.
Official Persak Kebumen Dani Rizana yang dikonfirmasi koranbernas.id menjelaskan, pemain Persak sudah di Semarang, Minggu (15/2/2026). Sedangkan supporter Persak diberangkatkan bersama-sama dari Kebumen. (*)
Nanang W Hartono
