porda-xvii-di-gunungkidul-terpaksa-ditundaKetum KONI DIY Djoko Pekik saat memberikan paparan dalam Kunker KONI DIY Ke KONI Kulonprogo, di Aula KONI Kulonprogo Rabu (22/12/2021). (Anung Marganto/koranbernas.id)


Anung Marganto
Porda XVII di Gunungkidul Terpaksa Ditunda

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY melakukan kunjungan kerja (kunker) ke KONI Kulonprogo. Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Djoko Pekik diterima oleh Kusdira, Rabu (22/12/2021) di Aula KONI Kulonprogo GOR Cangkring Wates, Kulonprogo.


Ketum KONI DIY Djoko Pekik menyampaikan, bahwa kunker kali ini merupakan membangun sinergitas dengan KONI Kulonprogo, utamanya menyangkut pembinaan olahraga, guna peningkatan prestasi atlet untuk menghadapi Porda DIY 2022 dan PON 2024.


“Atlet yang dibina oleh KONI Kulonprogo pada PON PAPUA 2021 kemarin, berhasil menyumbangkan 1 medali emas dan 2 medali perunggu dari 8 atlet. KONI DIY berharap, agar pembinaan olahraga di Kulonprogo bisa lebih ditingkatkan lagi agar atlet yang masuk dalam kontingen PON 2024 bisa lebih banyak dan mendapat prestasi yang lebih tinggi,”terang Djoko Pekik.

Lebih lanjut Djoko Pekik meminta masukan kepada KONI Kulonprogo terkait dengan pelaksanaan PORDA DIY di Gunungkidul yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 atau tahun 2025. Menurut KONI DIY, akan lebih efektif jika Porda di Gunungkidul diundur pada tahun 2025. Sebab pada tahun 2023 bersamaan dengan agenda pra PON dan tentunya batasan adanya mutasi atlet satu tahun sebelum pelaksanaan Porda Gunungkidul masih berlangsung Porda Sleman yang diselengagrakan pada tanggal 1 September sampai dengan 9 September 2022.


Ketum KONI Kulonprogo Kusdira sangat mengapresiasi kunjungan dari KONI DIY ini. Hal ini tentunya sangat baik untuk kekompakan sesama pengurus induk organisasi olahraga prestasi. Mengingat menimbang KONI DIY merupakan bapak dari KONI Kulonprogo maka sebagai anak kami merasa dikaruhke.

“KONI Kulonprogo sependapat dengan usulan dari KONI DIY untuk pelaksanaan Porda 2023 di Gunungkidul untuk di undur pada tahun 2025. Hal ini karena mepetnya jadwal dengan Porda 2022, juga mengingat dan menimbang Pemkab Kulonprogo akan kesulitan didalam pembiayaan atletnya guna mempersiapkan maupun mengikuti Porda jika tetap pada tahun 2023,”tegas Kusdira. (*)

 

 


TAGS: koni  djoko  pekik  PORDA 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini