Senin, 27 Sep 2021,


koni-kulonprogo-memasang-target-runner-up-porda-diySeminar Peningkatan Manajemen Organisasi KONI Kabupaten Kulonprogo tahun 2021 di Hotel Kusuma, Wates, Sabtu (26/6/2021). (anung marganto/koranbernas.id)


Anung Marganto
KONI Kulonprogo Memasang Target Runner Up Porda DIY

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Manajemen organisasi yang andal sangat diperlukan untuk  mendukung prestasi olahraga. Karena itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kulonprogo menggelar seminar  Peningkatan Manajemen Organisasi KONI Kabupaten Kulonprogo tahun 2021 di Hotel Kusuma, Wates, Sabtu (26/6/2021).


Plt Ketua Umum  KONI Kulonprogo, H Margono, mengatakan penyusunan program dan anggaran KONI Kabupaten Kulonprogo agar bisa meningkatkan prestasi, tidak cukup hanya dengan melatih atlet saja. Perbaikan organisasi juga sangat dibutuhkan untuk bisa menunjang prestasi atlet di lapangan.


Menurutnya, prestasi olahraga Kabupaten Kulonprogo saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Karena itu pembinaan harus terus dilakukan, termasuk di antaranya dengan menggelar pelatihan dan seminar.

“Dari kenyataan itu dibutuhkan kepengurusan yang efektif dan manajemen yang profesional. Termasuk diantaranya adalah menyediakan database yang bagus,” kata Margono.


Kepala Dinas Dikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, menyambut baik program yang dijalankan oleh Bidang Organisasi KONI Kulonprogo. Penataan manejemen organisasi dan kepegurusan yang tertib akan mendukung lahirnya prestasi di tingkat cabang olahraga (cabor).

Menurutnya, kolaborasi antara pengurus cabor bersama atlet dan didukung oleh orang tua atlet akan menjadi kekuatan bagi cabor di Kulonprogo. Dikpora Kulonprogo akan mendukung pembinaan atlet baik di SD maupun SLTP agar pembibitan atlet segera terwujud. Diharapkan 5 tahun ke depan Kulonprogo akan menjadi runner up di Porda DIY.

Sedangkan Waketum II KONI Kulonprogo, Sunyoto, mengatakan sesuai amanah undang-undang, pemerintah daerah wajib mengalokasikan dana sesuai dengan kemampuan daerah untuk pembinaan olahraga. Terkait besar kecilnya biaya, itu relatif. Yang pasti harus ada dana yang memadai dan diimbangi dengan prestasi yang bagus.

“Ukurannya adalah prestasi atlet di Porda DIY,” tegas Sunyoto.

Budi Hartono selaku nara sumber menegaskan bahwa tertib organisasi dan administrasi akan mendukung lahirnya prestasi atlet di Porda DIY. Job discription harus di susun dan di tuangkan agar masing–masing pengurus paham akan ketugasanya.

Nara sumber lain, Nurhadiyanto, menyatakan laporan keuangan yag tercatat sesuai kaidah pelaporan yang baik akan memudahkan cabor pada saat pemeriksaan keuangan oleh Inspektorat maupun BPK. Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan proposal yang telah dibuat pada tahun sebelumnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini