Polda DIY dan Jurnalis Kolaborasi Menjaga Akurasi Informasi
Meskipun setiap orang bisa menjadi jurnalis, tidak semua memiliki pemahaman mendalam mengenai prinsip dan etika jurnalistik.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Di tengah maraknya penyebaran berita hoaks di sosial media, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan pentingnya kolaborasi dengan jurnalis untuk menjaga akurasi informasi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan SIK, menyatakan komitmen institusinya menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya.
"Kami berpegang teguh pada prinsip The truth news is good news -- berita yang benar adalah berita yang baik. Ini menjadi landasan kami dalam memberikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat, terutama di era media sosial yang rawan disinformasi," tegas Ihsan dalam acara silaturahmi bersama media, Selasa (25/3/2025), di Mapolda DIY.
Kombes Pol Ihsan menyoroti tantangan pada era digital yang semakin kompleks dengan kemunculan citizen journalism. Menurutnya, meskipun setiap orang bisa menjadi jurnalis, tidak semua memiliki pemahaman mendalam mengenai prinsip dan etika jurnalistik.
Kolaborasi
"Peran rekan-rekan media sangat penting dalam menjaga kualitas informasi yang diterima publik. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memerangi hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan," ujarnya.
Dia khawatir terkait narasi yang sering kali dipelintir di sosial media. "Beberapa kejadian di Jogja sering dibesar-besarkan atau diputarbalikkan narasinya. Ini berbahaya karena informasi yang salah bisa memicu keresahan di masyarakat," tambah Ihsan.
Kombes Pol Ihsan mengatakan Polda DIY terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat dan media. Pihaknya akan memberikan solusi dan informasi yang benar guna menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Kami menyadari masih banyak hal yang perlu dibenahi. Namun, kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang benar dan akurat," katanya.
Menjaga keamanan
Pada akhir acara, Ihsan mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk berperan aktif menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
Tak lupa, dia menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1446 H, seraya berharap sinergi antara Polda DIY dan media terus terjalin erat.
"Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari jaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif," lanjutnya.
Senada dengan pernyataan Polda DIY, perwakilan jurnalis, Benny Listiyo, menegaskan jurnalis memiliki tugas berat di tengah gempuran informasi di sosial media.
Kode etik
Dia menilai, meski sosial media menjadi rujukan masyarakat, jurnalis harus tetap berpegang pada kode etik dan menyampaikan fakta yang akurat.
"Jurnalis kini memikul tanggung jawab besar untuk menyampaikan berita yang benar. Ini penting untuk menangkal masifnya pengaruh sosial media di era disrupsi informasi," katanya. (*)