Personel Polres Kebumen Penyalur Beras SPHP Terbanyak Peroleh Penghargaan
Penghargaan diberikan untuk memacu semangat anggota agar terus hadir di tengah masyarakat mendukung program pemerintah menstabilkan harga pangan.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri memberikan penghargaan kepada personel, satuan fungsi hingga Polsek jajaran yang aktif menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat dengan volume penjualan tertinggi.
Penghargaan diserahkan saat apel jam pimpinan di halaman Polres Kebumen, Senin (22/9/2025). Penerima penghargaan yakni Polsek Buluspesantren sebagai Polsek terbanyak menyalurkan beras SPHP.
Kemudian, Satuan Intelkam Polres Kebumen sebagai Satuan Fungsi terbanyak serta Aipda Taufik Yusuf selaku Bhabinkamtibmas Polsek Sempor sebagai personel dengan penyaluran terbanyak.
Eka Baasith mengatakan penghargaan diberikan untuk memacu semangat anggota agar terus hadir di tengah masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah menstabilkan harga pangan.
Hingga pelosok
“Program beras murah SPHP ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Kita berikan apresiasi kepada anggota yang benar-benar bekerja keras menyalurkan hingga ke pelosok,” ujar Eka Baasith.
Harga beras SPHP yang ditawarkan Polres Kebumen cukup terjangkau sebesar Rp 12 ribu per kilogram. Sejak digulirkan awal Agustus 2025 dan dikelola oleh Primkoppol Polres Kebumen, program ini berhasil menyalurkan 197 ton beras kepada masyarakat.
Saat ini Polres Kebumen masih memiliki stok 23 ton beras SPHP yang siap dibeli masyarakat. Program ini akan terus berjalan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga beras.
Kepala Gudang Bulog Selang Kebumen, Sidik Sugiharto, menjelaskan beras SPHP di Kebumen selain disalurkan Polres Kebumen juga disalurkan Kodim 0709 Kebumen maupun kios-kios beras di beberapa pasar tradisional seperti Pasar Tumenggungan.
"Harga beras kualitas medium sekarang hampir sama dengan beras SPHP. Pasar beras SPHP sekarang tidak seramai ketika harga beras medium di atas harga beras SPHP," kata Sidik Sugiharto kepada koranbernas.id, pekan lalu. (*)
Nanang W Hartono
