Peneliti Tidak Boleh Bohong
KORANBERNAS.ID -- Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Latbang) BKKBN Pusat, Prof Rizal Damanik, menegaskan peneliti tidak boleh bohong. Mereka harus mengemukakan apa adanya fakta di lapangan.
“Meski selisih angkanya kelihatan sangat kecil namun dampaknya bisa menjadi luas ketika data tersebut dipakai sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan bidang kependudukan,” ujarnya Kamis (12/9/2019).
Sesaat sebelum menutup rangkaian kegiatan Survei Kinerja dan Akuntabilitas Pelayanan (SKAP) 2019 DIY di Kantor Perwakilan BKKBN DIY, dia mengapresiasi kinerja tim SKAP BKKBN DIY.
Meski survei dilakukan dengan waktu jauh lebih pendek dibanding provinsi lain namun mereka siap dan tanpa keluhan. Bahkan hasilnya dinilai luar biasa.
"Dari 34 provinsi se-Indonesia hanya DIY yang mendapat akreditasi A," kata Damanik.
Selain karena kerja keras dari para numerator, supervisor dan fasilitator, BKKBN DIY juga punya mitra kerja Pusat Studi Kependudukan dan Kawasan (PSKK) UGM.
Data yang valid ini bisa diakses guna menjadi dasar perencanaan pembangunan bidang kependudukan.
Dia menyampaikan, mengacu dari hasil survei SKAP DIY, secara jujur dikemukakan beberapa item tidak mampu mencapai 100 persen. Meskipun angkanya amat sangat mendekati, karena adanya berbagai kendala di lapangan.
Manfaat
Sejalan dengan apa yang dikemukakan Prof Damanik, Dr Agus Joko Pitoyo dari PSKK UGM juga berharap hasil dari SKAP DIY ini jangan hanya menjadi data pembanding.
“Bisa dipublikasikan kemudian diakses oleh banyak pihak untuk perencanaan pembangunan bidang kependudukan sehingga sisi manfaatnya menjadi lebih besar,” kata dia.
Menurut Joko, Singapura berhasil melakukan pembangunan luar biasa katena punya data kependudukan yang valid.
PSKK sendiri punya obsesi tahun 2022 akan menjadi center of excellence bidang data kependudukan sehingga lebih dirasakan manfaatnya bagi kepentingan pembangunan.
SKAP 2019, menurut pelaksana Ir Lidwina Daru Andani dari Latbabg BKKBN DIY, melibatkan 38 numerator, sejumlah pendamping dan supervisor serta seorang fasilitator dari PSKK UGM.
Dia menyampaikan apresiasi karena hasil SKAP ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim. (sol)