APD Ibarat Senjata bagi Tenaga Medis Berperang Melawan Covid-19

APD Ibarat Senjata bagi Tenaga Medis Berperang Melawan Covid-19

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Alat pelindung diri atau APD sangat vital bagi tenaga medis. Ibarat senjata, APD sangat dibutuhkan untuk memerangi virus Corona atau Covid-19.

Inilah yang menggerakkan Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Kolonel Arh Ibnu Bintang Setiawan SIP MM bersama jajarannya menyerahkan bantuan APD dan minuman kesehatan ke RPSAU Hardjolukito Yogyakarta, Selasa (5/5/2020), di rumah sakit setempat.

“Kita melihat pengalaman, banyak tenaga medis menjadi korban padahal kita membutuhkan mereka. Semaksimal mungkin kita beri perlengkapan. Militer kalau perang harus menyiapkan senjata kalau nggak, mati. Kita beri perlengkapan agar aman melaksanakan tugas dengan baik, tidak terkontaminasi dan menjadi korban,” kata Danrem.

Bantuan serupa diserahkan ke sejumlah rumah sakit di DIY dan Jawa Tengah di antaranya di Bantul dan Magelang termasuk rumah sakit milik Korem.

Menurut Danrem, perang melawan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendirian tetapi harus berkerja sama dengan pemda dan masyarakat.

Nggak mungkin kita sendiri, masyarakat harus sadar. Kita melakukan apa yang bisa kita lakukan membantu masyarakat agar tidak menjadi korban persoalan Covid-19,” ucap dia.

Kepala RSPAU dr S Hardjolukito Marsma TNI dr Djunadi MS Sp KP mengapresiasi datangnya bantuan dari Korem 072/Pamungkas. Baginya, APD ini sangat berarti.

“Kami merasa terbantu. Kita menolong orang harus pakai pelindung diri, kalau nggak, kita jadi korban,” ujarnya.

Dia memohon Korem 072/Pamungkas ikut membantu pendataan pasien yang tertular, mereka  sudah bertemu siapa saja. “Itu yang paling penting supaya tidak saling menulari,” kata dia.

Bagi pasien yang sudah sembuh tidak istilah kebal serta tidak ada jaminan tidak terserang lagi. “Istilahnya kita pagari agar tidak muncul gelombang kedua. Itu yang perlu,” tambahnya.

Dia bersyukur saat ini di Indonesia tidak terjadi kasus Covid-19 gelombang dua seperti di luar negeri. Akhir-akhir ini terdapat kecenderungan kasus Covid-19 turun. “Mudah-mudahan datanya benar,” kata dia. (sol)