Pemkab Sleman Bantu Rehabilitasi Rumah Rusak Akibat Angin Kencang
Puluhan rumah di lima wilayah kapanewon rusak berat hingga ringan.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemkab Sleman memberikan bantuan rehabilitasi rumah yang mengalami kerusakan akibat terdampak bencana alam angin kencang yang melanda lima wilayah kapanewon, Senin (14/10/2024).
"Kami akan memberikan bantuan rehabilitasi untuk rumah-rumah yang terdampak angin kencang, baik yang rusak ringan, sedang maupun rusak berat," kata Makwan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Rabu (16/10/2024).
Pendataan kerusakan dilakukan oleh padukuhan dan kalurahan, kemudian data tersebut diverifikasi di lapangan. Verifikasi meliputi pemilik rumah, status rumah saat kejadian serta tingkat kerusakan yang terjadi, apakah rusak berat, sedang atau ringan.
Menurut Makwan, bantuan akan disalurkan setelah verifikasi kerusakan dan data-data lainnya oleh BPBD Sleman untuk memastikan bantuan tepat guna dan tepat sasaran.
Status rumah
"Kepastian status rumah meliputi kepemilikan rumah, apakah status rumah dihuni sendiri atau disewakan. Ini penting agar jangan sampai bantuan salah sasaran, seperti bantuan justru diterima oleh penyewa rumah, padahal seharusnya yang berhak adalah pemilik rumah," kata Makwan.
Dia mengatakan semakin cepat pihak padukuhan dan kalurahan melakukan pendataan terhadap korban angin kencang maka akan semakin cepat pula dilakukan verifikasi.
"Intinya semakin cepat pendataan yang akurat, semakin cepat diverifikasi maka akan semakin cepat pula bantuan rehabilitasi disalurkan," katanya.
Besaran nilai bantuan yang diberikan mengacu pada perkiraan biaya untuk perbaikan kerusakan rumah yang dialami.
Sama rata
"Jadi besaran bantuan tidak berdasarkan asumsi rumah rusak ringan bantuan sama rata semua sekian juta, rusak sedang sekian dan rusak berat sekian. Tetapi berdasarkan survei dan verifikasi di lapangan untuk menentukan estimasi bantuan yang diberikan," katanya.
BPBD Sleman mencatat akibat bencana angin kencang pada Senin (14/10/2024) terdapat puluhan rumah di lima wilayah kapanewon mengalami rusak berat hingga ringan akibat diterjang angin kencang.
Dampak angin kencang di Kapanewon Depok terjadi di tujuh titik, mengakibatkan dua rumah rusak ringan, enam pohon tumbang, dua tempat usaha terdampak tiga kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat terdampak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp 5.250.000.
Kemudian di Kapanewon Kalasan terdapat 26 titik terdampak mengakibatkan dua korban luka berat, satu korban luka ringan, delapan rumah rusak ringan, 24 pohon tumbang, tiga tempat usaha terdampak, tiga fasilitas ibadah terdampak, satu baliho rusak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp 627,75 juta.
Kapanewon Ngaglik
Angin kencang juga melanda 60 titik terdampak di Kapanewon Ngaglik mengakibatkan 43 rumah rusak ringan, 34 rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak berat, sembilan pohon tumbang, satu kendaraan roda dua terdampak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp 173 juta.
Di Kapanewon Ngemplak terdapat dua titik terdampak yang mengakibatkan satu rumah rusak ringan, satu rumah rusak berat satu pohon tumbang dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp 4,25 juta serta di Kapanewon Sleman terdapat dua titik terdampak, dua tempat usaha dan satu pohon tumbang. (*)