Pelatihan Surveyor Akreditasi Faskes Diminati Peserta hingga Pelosok

Ini bukan hanya pelatihan survei tetapi ada unsur tanggung jawab untuk membawa nama baik dari organisasi.

Pelatihan Surveyor Akreditasi Faskes Diminati Peserta hingga Pelosok
Pelatihan calon surveyor akreditasi klinik dan puskesmas di Hotel Tara Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Hanacaraka Training Center Indonesia kembali melaksanakan pelatihan bagi calon surveyor akreditasi klinik dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pelatihan angkatan ke-8 ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Ini bukan hanya pelatihan survei tetapi ada unsur tanggung jawab untuk membawa nama baik dari organisasi," kata Anton, salah seorang peserta saat memberikan kesan pesannya pada penutupan pelatihan calon surveyor akreditasi Klinik dan Puskesmas di Hotel Tara, Minggu (3/9/2023).

Dia melanjutkan, meskipun masih calon surveyor, harus disyukuri dan diapresiasi tertinggi untuk peserta yang sudah meluangkan diri ikut pelatihan survei ini apalagi teman-temannya berasal dari jauh.

Beberapa peserta dari NTB, Kabupaten Kerinci dan lereng Gunung Semeru tertarik datang mengikuti pelatihan ini. "Kita masih punya tugas yang harus diselesaikan bersama, untuk mengisi Sinaf (Sistem Informasi Nasional Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan) kita masih perlu sharing dan sebagainya. Jadi kita harus selalu upgrading kemampuan kita untuk menjadi surveyor yang andal," kata dia.

ARTIKEL LAINNYA: Dipercepat, Pelatihan Surveyor Akreditasi Klinik dan Puskesmas untuk Pelayanan yang Prima

Anton menyebut beberapa kendala saat pelatihan yang dilakukan secara hybrid ini. Saat daring, beberapa peserta terkendala sinyal. Memang perlu solusi agar tidak tertinggal materi. Sementara pada saat luring dia berpesan agar peserta menjaga stamina, mengingat pelatihan ini dilaksanakan hingga malam.

Kabid Pelayanan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Waryono A Md Nes SIP M Kes, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para peserta yang menyempatkan diri datang dari berbagai daerah.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Hanacaraka Training Center yang terus melakukan pelatihan bagi calon surveyor akreditasi klinik dan puskesmas.

"Hal ini tentu memberikan kontribusi nyata untuk percepatan akreditasi klinik dan puskesmas yang dicanangkan pemerintah harus selesai pada 2023 ini," kata dia.

ARTIKEL LAINNYA: Fasilitas Kesehatan dan Klinik Mendaftar Akreditasi, Surveyor Harus Terlatih

Direktur Hanacaraka Training Center Indonesia, Halipah S Kep MH Kes menambahkan, selama delapan angkatan pelatihan calon surveyor akreditasi klinik dan puskesmas pihaknya terus berupaya lebih baik. "Alhamdulillah seperti saat ini peserta lulus 100 persen," kata dia.

Pelatihan kali ini pun tidak mengabaikan kualitas, Kementerian Kesehatan terlibat sebagai kontrol kualitas. "Alhamdulillah kita juga kemarin Bapak Ibu sudah dibimbing langsung oleh Kementerian Kesehatan," tandasnya. (*)