Pelajar Sekolah Rakyat di Kebumen Kangen-kangenan dengan Keluarga

Di Sekolah Rakyat mereka harus mandiri, dengan bimbingan guru.

Pelajar Sekolah Rakyat di Kebumen Kangen-kangenan dengan Keluarga
Pelajar Sekolah Rakyat di Kebumen bercengkrama memanfaatkan waktu kunjungan keluarga. (nanang w Hartono/koranbernas.id)
Pelajar Sekolah Rakyat di Kebumen Kangen-kangenan dengan Keluarga

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Hari kunjungan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen, Minggu (26/10/2025), dimanfaatkan oleh orang tua pelajar beserta keluarganya sebagai ajang kangen-kangenan.

Waktu kunjungan yang disediakan sekolah bagi sebagian siswa dirasakan lebih dari cukup namun demikian sebagian kecil lainnya merasakan kurang.

" Saya, istri dan anak ragil saya ke sini. Anak saya sekolah di sini, malahan bermain dengan temannya," ujar seorang bapak, orang tua dari siswa kelas 7 SMP, asal Kecamatan Karanganyar.

Keluarga merasakan sikap anak seperti itu menandakan sudah betah sekolah yang dikelola Kementerian Sosial.

Suasana makan siang siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen. (nanang w hartono/koranbernas.id)

Lain lagi dengan dua anak, kakak beradik asal Kecamatan Prembun. Siswa kelas 4 dan 6 SD itu lebih senang bercengkrama dengan orang tuanya. 

Slamet Haryanto, orang tua kedua siswa Sekolah Rakyat pertama di Kabupaten Kebumen ini merasakan kedua anaknya sudah betah sekolah berasrama. "Kemarin anak saya sakit, dirawat di Puskesmas Pejagoan diurus sekolah," kata Slamet.

Sebagian besar orang tua siswa yang diwawancarai koranbernas.id mengungkapkan, sebelum sekolah di Sekolah Rakyat, anak-anaknya dilayani orang tua. Di Sekolah Rakyat mereka harus mandiri, dengan bimbingan guru.

Tiba waktunya saat makan siang, pada meja makan terlihat beragam menu. Belasan siswa terlihat tidak mau mengambil sayur bening bayam dan ayam. Mereka yang tidak suka sayur memilih lauk ayam yang dimasak mirip balado.

Tempe mendoan

Siswa yang tidak suka lauk ayam, memilih lauk tempe mendoan. Rata-rata siswa tidak pantang dengan berbagai jenis menu mulai dari nasi putih, sayur bening, ayam, tempe mendoan disertai buah sepotong nanas.

Di ruang makan, tampak sebagian besar siswa merasa nyaman bersekolah gratis berasrama. Mereka makan siang bersama dengan cara prasmanan.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen Tri Puji Astuti MPd menjelaskan, jadwal kunjungan keluarga siswa adalah hari Minggu pekan kedua dan keempat.

Waktu kunjungan pukul 09:00 sampai 12:00. "Hari ini kunjungan kedua sejak sekolah rakyat dibuka di Kebumen," kata Tri Puji Astuti. (*)