Minggu, 11 Apr 2021,


osis--mtsn-6-kulonprogo-peduli-gempa-mamujuKeluarga besar MTsN 6 Kulonprogo mengumpulkan donasi untuk korban gempa Mamuju, Sulawesi Barat. (istimewa)


Sariyati Wijaya
Osis MTsN 6 Kulonprogo Peduli Gempa Mamuju

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Dikordinir oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), keluarga besar MTs Negeri 6 Kulonprogo melakukan penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut sejalan dengan visi madsrasah, yakni  Cerdas, Agamis, Normatif, Terampil, Inovatif, Kreatif (CANTIK) berwawasan lingkungan.


Rafif Nabil Muhammad, Ketua OSIS, menjelaskan pengumpulan donasi tersebut merupakan program pengurus OSIS masa bakti 2020/2021 sebagai upaya  pendidikan karakter agar siswa madrasah memiliki kepekaan sosial dan peduli pada sesama.


“Melihat beberapa bencana yang terjadi di tanah air, mengusik nurani kami sebagai siswa madrasah untuk meringankan penderitaan mereka. Dan kami sengaja memilih sesama MTs,” terang Rafif dalam rilis yang dikirim ke redaksi koranbernas.id, Sabtu (13/2/2021).

Sementara Drs Sutanto, Waka Madrasah Urusan Kesiswaan, mengaku salut dengan inisiatif  dari pengurus OSIS. Selanjutnya dirinya mencari referensi dan menjatuhkan pilihan MTsN Kabupaten Mamuju.


“Kebetulan ada Pak Sigit, warga DIY yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan di Mamuju Tengah namun bermukim di Kabupaten Mamuju. Lewat beliaulah kami  mengirim dana dan seterusnya diserahkan ke MTsN Mamuju,” jelas Sutanto.


Zainuri S.Pd, Kepala MTsN 6 Kulonprogo, juga menyambut baik kegiatan OSIS tersebut. Karena  ternyata anak madrasah sudah memiliki kesadaran turut meringankan beban orang lain.


“Kepada OSIS MTsN 6 Kulonprogo saya ucapkan selamat, kalian telah berpartisipasi meringankan beban saudara kita di MTsN Mamuju. Semoga ini menjadi amal sholeh kalian semua. Ini juga menunjukkan bahwa kalian punya rasa peduli, empati dan semangat dalam membangun silaturahmi sesama anak negeri. Kegiatan yang dilaksanakan adalah wujud solidaritas yang tinggi. Ini yang patut diapresiasi,” tandas Zainuri.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Mamuju Tengah, Drs Sigit Dwi Hastono, yang diberi amanah untuk menyampaikan bantuan merasa senang karena siswa MTsN 6 Kulonprogo punya niat yang sangat mulia. Dana telah diterima oleh salah satu Waka yaitu  M Idris Hasyim S.Ag, Jumat (12/2/2021).

“Banyak sedikitnya uang bukan masalah. Seberapa pun pasti bermanfaat untuk keluarga besar MTsN Mamuju. Saat ini kondisi MTsN Mamuju sangat menyedihkan. Beberapa bangunan roboh. Yang masih berdiri tegak sudah tak bisa berfungsi karena berbahaya berdasar asesmen kemungkinan besar akan dirobohkan. Termasuk bangunan baru yang belum dipakai  untuk pendidikan hafidz harus dirobohkan juga,” terang Sigit yang rumahnya tidak  jauh dari  lokasi madrasah.

Sementara Idris Hasyim mengatakan, untuk sementara ini dewan guru berkantor di teras dan di tenda. Sedangkan siswa belajar di rumah.

“Ada seorang siswa kami yang meninggal pada saat terjadinya gempa. Sedangkan bangunan, kami tak berani menempatinya. Semoga segera ada perbaikan dari pemerintah, atau dari pihak mana pun kami terima,” tambah Idris sebagaimana dikutip dalam rilis.  (*)



SHARE

'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini