Nani Astuti Istri Almarhum Fran Suharmaji akan Menggantikan Suaminya di DPRD Purworejo

PKB tidak boleh lupa kepada Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang melahirkan.

Nani Astuti Istri Almarhum Fran Suharmaji akan Menggantikan Suaminya di DPRD Purworejo
Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa Purworejo, Toha Mahasin. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Meski masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Wakil Ketua DPRD Purworejo Fran Suharmaji, DPC PKB telah mengajukan surat ke Pimpinan DPRD Purworejo berisi pemberhentian Fran Suharmaji.

Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Purworejo Toha Mahasin mengatakan, setelah pemberhentian tersebut posisi almarhum Fran sebagai anggota DPRD Purworejo dari Dapil II yaitu Bagelen, Purwodadi dan Ngombol, akan digantikan oleh Nani Astuti, istri dari mendiang Fran.

Menurut Toha, kepulangan Fran Suharmaji ke Rahmatullah pada 16 Oktober 2025 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PKB Purworejo. Sebagai Ketua DPC PKB dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, semasa hidupnya almarhum dikenal sebagai pemimpin yang visioner, disiplin dan memiliki etos kerja yang tinggi.

Toha mengungkapkan rasa kehilangan yang dirasakan oleh seluruh anggota partai atas dedikasi serta komitmennya terhadap partai dan masyarakat. "Beliau adalah sosok inspirasi bagi kami semua," ujarnya kepada media di Kantor DPC PKB Purworejo, Senin (3/11/2025).

Tantangan besar

Toha merasakan kepergian Fran Suharmaji tidak hanya meninggalkan kesedihan tetapi juga tantangan besar bagi PKB. Dia mengungkapkan ada empat pekerjaan rumah (PR) yang harus segera ditangani oleh DPC PKB.

Yaitu, kekosongan anggota DPRD dari Dapil II, kekosongan Ketua DPC, Ketua Dewan Syuro dan pimpinan anggota DPRD dari unsur PKB. "Kita akan coba lakukan satu per satu, yang pertama adalah pergantian antarwaktu untuk anggota DPRD Dapil II yang akan digantikan oleh Nani Astuti," ujarnya.

Langkah awal, lanjut Toha, pihaknya telah berkomunikasi dengan Nani Astuti yang juga peraih suara terbanyak nomor dua supaya bersedia maju mengisi kekosongan anggota legislatif Dapil II Purworejo.

"Prosesnya sudah masuk DPRD, kita sudah menyurati pimpinan DPRD untuk pemberhentian Pak Fran. Serta tembusan ke Gubernur Jawa Tengah sudah kami antar hari ini, Senin (3/11/2025)," tambahnya.

Beberapa bulan

Toha menegaskan pentingnya konsultasi dengan DPW Jawa Tengah terkait kekosongan Ketua DPC dan Ketua Dewan Syuro. Dengan sisa waktu periode DPC yang hanya tinggal beberapa bulan, keputusan harus segera diambil.

"Maret 2026 kita harus sudah ada kepemimpinan DPC," ujarnya. Jika DPW mengharuskan adanya pengganti antarwaktu, maka seleksi akan segera dilakukan.

Selama proses transisi, Toha menegaskan tugas kepemimpinan akan diemban oleh para wakil ketua. Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan pesan-pesan penting dari mendiang Fran.

"PKB tidak boleh lupa kepada Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi yang melahirkan PKB. Setiap anggota fraksi harus memperhatikan aspirasi masyarakat Nahdliyin," ujar Toha menyampaikan pesan almarhum Fran.

Demi kebaikan

Fran Suharmaji juga berpesan pentingnya dukungan kepada pemerintah daerah dengan sikap kritis. "Jika baik, kita dukung sepenuhnya, tetapi jika ada yang kurang pas, kita harus berani melakukan koreksi demi kebaikan masyarakat," kata Toha.

Menurut dia, warisan pemikiran dan tanggung jawab yang ditinggalkan Fran Suharmaji akan terus hidup dalam setiap langkah yang diambil oleh PKB. Dalam menghadapi tantangan ke depan, semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh mendiang akan menjadi pendorong bagi para penggantinya untuk terus berjuang demi kemajuan Kabupaten Purworejo. (*)