Menjelang Lebaran Ketersediaan Bahan Pokok di Sleman Aman
Disperindag rutin melakukan pemantauan stok bahan pokok dari pedagang besar serta distributor.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman, Dwi Wulandari, mengatakan menjelang hari raya lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga dalam kondisi aman.
"Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan intensif terhadap pasokan dan harga komoditas di pasar rakyat maupun distributor. Berdasarkan data pemantauan, ketersediaan bahan pokok di Sleman menjelang Lebaran cukup aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah hari raya,” kata Dwi Wulandari kepada awak media di Sleman, Selasa (10/3/2026).
Dwi menjelaskan, Disperindag secara rutin melakukan pemantauan stok bahan pokok dari pedagang besar serta distributor. Hasilnya menunjukkan sejumlah komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, hingga bawang merah masih dalam kondisi cukup.
"Pemantauan stok tersebut dilakukan di sejumlah titik pasar rakyat, di antaranya Pasar Prambanan, Pakem, Gentan, Tempel, Sleman, Cebongan, Godean dan Gamping," kata Dwi.
Delapan pasar
Selain memastikan ketersediaan stok, Disperindag juga melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok di delapan pasar rakyat di Sleman yaitu Pasar Sleman, Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Tempel, Pasar Pakem, Pasar Kalasan, Pasar Depok dan Pasar Cebongan.
“Petugas tim harga pangan melakukan pemantauan setiap hari dan melaporkan perkembangan harga secara rutin,” katanya.
Dari hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas strategis pada minggu pertama Maret 2026 tercatat relatif stabil dibandingkan minggu keempat Februari 2026. Beberapa di antaranya seperti beras premium, beras medium, beras SPHP Bulog, gula pasir, minyak goreng kemasan, hingga minyak goreng curah tidak mengalami perubahan harga.
"Stabilitas harga tersebut menunjukkan kondisi pasar di Sleman masih terkendali meskipun permintaan masyarakat mulai meningkat menjelang Lebaran," katanya. (*)
Nila Hastuti
