Sabtu, 24 Okt 2020,


mengadopsi-deterjen-alam-panasonic-sematkan-teknologi-pembasmi-virus-coronaIlustrasi (istimewa)


Redaktur

Mengadopsi Deterjen Alam, Panasonic Sematkan Teknologi Pembasmi Virus Corona


SHARE

KORANBERNAS.ID, JAKARTA—Diilhami oleh radikal hidroksil, Panasonic Corporation mengembangkan teknologi tersebut, sebagai opsi mencegah dan melawan ancaman virus Corona.

Radikal hidroksil sendiri, adalah komponen yang sangat reaktif ditemukan secara alami di troposfer bumi. Umumnya, komponen ini dikenal sebagai “deterjen” alam. Disebut demikian, dikarenakan kemampuan mereka untuk menghambat polutan, bau, dan juga virus.


Baca Lainnya :

“Terkadang untuk melawan ancaman yang tidak terlihat, dibutuhkan solusi yang tidak kita sadari. Dari hal tersebut, lahirlah teknologi radikal didroksil (OH)- penemuan revolusioner dengan kemampuan untuk melawan virus Corona jenis baru (SARS-CoV-2),” kata Diana Wijaya, General Manager Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI), dalam rtilisnya, Rabu (9/9/2020).

Panasonic Corporation, baru baru ini mengumumkan verifikasi efek penghambatan radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air (partikel air berukuran nano) pada novel coronavirus (SARS-CoV-2).


Baca Lainnya :

    Radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air, merupakan ion partikulat yang mengandung radikal hidroksil yang muncul lantaran diberikan tegangan tinggi pada kelembapan udara.

    Panasonic, melalui kolaborasi dengan Universitas Prefektur Osaka, telah mengkonfirmasi bahwa radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air, memang memiliki efek penghambatan pada virus Corona baru (SARS-CoV-2).

    Pengujian ini dilakukan di laboraturium tertutup, dan bukan dirancang pada kondisi sebenarnya. Tetapi, pada pengujian ini, telah diverifikasi bahwa 99% virus ini berhasil dihambat dalam 3 jam.

    “Sebelum pengujian ini, kami telah melakukan penelitian tentang radikal hidroksil (OH) sejak 1997. Perusahaan telah mendapatkan banyak verifikasi mengenai keefektifannya untuk menghambat berbagai jenis mikroorganisme pathogen, seperti bakteri, jamur, alergen, dan berbagai macam virus Corona. Mereka juga mampu memecah komponen PM2.5 dan memiliki efek penghilang bau,” katanya.

    Diana Wijaya mengatakan, bagi Panasonic, air conditioning (AC) bukanlah sekadar penyejuk ruangan. Tetapi juga merupakan solusi total terhadap sirkulasi udara yang bersih dan sehat.

    “Kami terus berupaya untuk memberikan produk terbaik dan inovatif, yang disesuaikan dengan kondisi pasar di Indonesia. Melalui peluncuran air conditioning generasi terbaru ini, kami bangga dapat mempersembahkan produk tangguh yang berkualitas tinggi untuk masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

    NanoeTM X, kata Diana, merupakan mesin ionisasi asli untuk menghasilkan “partikel air berukuran nano” yang dikembangkan oleh Panasonic.

    Teknologi ini merupakan teknologi atomisasi elektrostatis yang mengumpulkan kelembaban tak terlihat di udara, dan menerapkan tegangan tinggi ke elektroda untuk menghasilkan radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air. Sehingga radikal hidroksil (OH) berada di dalam nanoeTM X.

    Umumnya, radikal hidroksil (OH) di udara memiliki masa hidup yang pendek dan kesulitan untuk menghasilkan jumlah besar sambil mengontrol pembentukan ozon.

    Tetapi Panasonic, memanfaatkan teknologi unik untuk menghasilkan radikal hidroksil yang terkandung dalam air, yang mencakup partikel air bermuatan untuk memberikan masa hidup yang lebih lama, menghasilkan jumlah besar sambil mengontrol pembentukan ozon. Menjadikannya aman dan efektif menghambat virus baru.

    Radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air, memiliki umur yang lebih panjang. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk mengubah virus yang menempel, kemudian menghilangkan hidrogen (H) dari protein, serta menetralkan virus tersebut.

    “Produk AC kami, dilengkapi dengan nanoeTM X mengandung 10 kali atau sekitar 4,8 triliun per detik radikal hidroksil (OH) nanoeTM,” tandas Diana.

    Berkat sejumlah besar radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air, nanoeTM X dapat menghambat polutan tingkat permukaan dengan menembus jauh ke dalam bahan kain dan menetralkan mikroorganisme patogen seperti bakteri & virus, jamur, alergen, serbuk sari dan zat berbahaya misalnya memecah komponen P2.5.

    Panasonic, lanjut Diana, akan terus mengejar potensi dari teknologi radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air, dengan tujuan untuk menciptakan ruangan dan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Sehingga teknologi tersebut dapat membantu masyarakat untuk melawan pandemi dan risiko yang terkait dengan polusi udara seperti mikroorganisme patogen.

    “Temuan ini, akan memudahkan banyak perusahaan bisnis seperti restoran, rumah sakit, kantor, gym, sekolah, dan lainnya. Mereka akan mendapatkan keuntungan dari radikal hidroksil yang terkandung dalam air ini, karena kemampuannya untuk menawarkan perlindungan udara 24 jam,” kata Diana. (*)


    TAGS: panasonic nano radikal 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini