LKNI Dukung Gerakan Budaya dan Aksi Kemanusiaan untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera
Kita semua perlu mengetuk hati masyarakat untuk saling membantu.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) Pusat memberikan dukungan terhadap inisiasi seniman dan budayawan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menggelar aksi sosial penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Dukungan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum LKNI Pusat Drs Totok Sudarwoto. “Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) mengapresiasi dan mendukung gerakan budaya dan aksi kemanusiaan untuk menggalang dana bagi para korban bencana Sumatera,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (19/12/2205).
Seperti diketahui, seniman dan budayawan Yogyakarta menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera. Aksi kemanusiaan bertajuk Pray fo Sumatera - Gotong Royong itu digelar di Cangkir Bumi Coffee Warungboto Yogyakarta.
“Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Ibu Yani Saptohoedojo bersama teman-teman dari Koseta dan lain-lain ini sebagai wujud kepedulian dan solidaritas lintas daerah terhadap warga Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang terdampak musibah,” katanya.
Saling membantu
Totok sepakat, mereka adalah saudara sebangsa yang sedang ditimpa musibah. “Kita semua perlu mengetuk hati masyarakat untuk saling membantu,” tambahnya.
Dia juga mengapresiasi atas kemandirian Pemerintah RI dan kerja keras Presiden Prabowo Subianto yang tidak kenal lelah memimpin langsung penanganan musibah bencana di Sumatera.
Untuk percepatan pemulihan segala lini kehidupan di lokasi bencana, LKNI yang berkedudukan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan SK Menkumham RI dan bersifat Independen, mengusulkan dibukanya pintu bantuan dari luar negeri. Syaratnya harus sesuai prosedur dan tanpa pamrih. Selain itu, juga harus legal.
“Dengan hormat kami mengusulkan kepada Bapak Presiden agar kiranya pemerintah tidak menutup pintu rapat-rapat terhadap bantuan-bantuan kemanusiaan dari luar negeri yang legal, sesuai prosedur dan tanpa pamrih, demi percepatan pemulihan segala lini kehidupan seperti yang didambakan para korban musibah bencana,” katanya.
Salam hormat
Pihaknya juga memberikan salam hormat dan apresiasi penuh kepada siapa pun, terutama para prajurit TNI & Polri, para relawan/dermawan, yang dengan sukarela dan tanpa pamrih telah terjun langsung membantu meringankan kesedihan para pengungsi.
“Seperti yang telah didedikasikan oleh Maestro Musikus Indonesia Kusbini dalam lagu Bagimu Negeri, Kami Berjanji, Kami Berbakti, Kami Mengabdi, Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami,” ungkapnya.
Tak lupa, LKNI juga ikut menyerukan kepada para seniman/budayawan DIY untuk membangkitkan kepedulian. “Marilah kita dengan semangat Keistimewaan Bersatu padu ikut menyumbangkan dana kemanusiaan seikhlasnya,” ujarnya. (*)
---
