Kamis, 22 Apr 2021,


harga-cabai-rawit-merah-tembus-rp-120-ribuPedagang cabai dan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Tanjung Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. (Masal Gurusinga/koranbernas.id)


Masal Gurusinga
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 120 Ribu

SHARE

KORANBERNAS.ID, KLATEN--Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten melonjak drastis. Jumat (5/3/2021) ini, harga di kalangan pedagang telah melampaui Rp 100 ribu/kilogram. Bahkan ada yang menjual dengan harga Rp 120 ribu/kilogram.


Di Pasar Sidoharjo Kecamatan Bayat misalnya. Harga cabai merah di kalangan pedagang Rp 130 ribu/kilogram. Padahal sebelumnya sudah sampai Rp 140 ribu/kilogram.


Menurut pedagang, melonjaknya harga cabai rawit merah dikarenakan faktor cuaca. Banyak cabai di petani yang busuk akibat tingginya curah hujan. Kondisi inilah yang mempengaruhi harga cabai merah di pasaran.

“Naik terus pak. Dari petani saja harganya sudah mahal. Kami pedagang harus menyesuaikan,” kata Suwarti, pedagang Pasar Sidoharjo.


Kondisi serupa terjadi di Pasar Masaran Kecamatan Cawas. Di pasar ini harga cabai rawit sudah mencapai Rp 120 ribu/kilogram. Meski demikian ke depannya harga cabai diperkirakan akan terus berubah.


Berbeda dengan Pasar Jeblog Kecamatan Karanganom dan Pasar Darurat 3 lantai di Jalan Kopral Sayom Desa Karanganom Kecamatan Klaten Utara. Di dua pasar ini harga cabai merah pada Jumat (5/3/2021) relatif stabil pada kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 105 ribu/kilogram.


Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Klaten, Mursidi merasa prihatin dengan kondisi itu.

Menurutnya, para pedagang bebas menaikkan harga cabai rawit merah dikarenakan komoditas tersebut tidak ada harga eceran tertinggi (HET).

Meski demikian, Disdagkop UKM setempat rutin memonitor kondisi kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) melalui kepala pasar masing-masing. (*)

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini