atas1

Lazizawa Ponggok Bantu Warga Terdampak Corona

Selasa, 07 Apr 2020 | 16:55:40 WIB, Dilihat 479 Kali
Penulis : Masal Gurusinga
Redaktur

SHARE


Lazizawa Ponggok Bantu Warga Terdampak Corona Kepala Desa Ponggok H Junaedhi Mulyono (kiri) didampingi Ketua Lazizawa Teguh Kuwat menyerahkan paket sembako. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Lucunya Tingkah Punakawan Saat Bagikan Susu


KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Sebanyak 150 paket berisi kebutuhan pokok disalurkan Lembaga Amal Zakat Infaq Shadaqah dan Wakaf (Lazizawa) Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Klaten epada warga tidak mampu di desa itu. Penyaluran paket tersebut tertujuan untuk meringankan beban warga akibat dampak Virus Corona.

Paket senilai Rp 150 ribu berisi beras, telur ayam, mi instan, gula pasir, minyak goreng dan susu itu diserahkan secara simbolis Kepala Desa Ponggok H Junaedhi Mulyono dan Ketua Lazizawa Teguh Kuwat kepada enam Ketua RW di Desa Ponggok.

"Nanti Ketua RW dan RT masing-masing yang menyerahkan paket ini kepada warga. Harapannya bisa meringankan beban mereka akibat dampak Covid-19," kata Junaedhi Mulyono di sela-sela penyerahan paket di aula Kantor Desa Ponggok, Selasa (7/4/2020).

Adapun penerima paket tersebut warga tidak mampu, yatim piatu dan jompo. Sedangkan sumber dana dari sebagian karcis Umbul Ponggok, sumbangan honor perangkat desa dan para donatur yang dikelola Lazizawa.

Selain dari Lazizawa, bantuan juga akan diserahkan pada 21 April dari pemerintah desa (PAD) dan cadangan kas RT/RW sebanyak 700 paket. “Jika situasi dan kondisi tetap tidak ada perubahan, maka bantuan berikutnya akan disalurkan dengan melibatkan karyawan PT Tirta Investama (Aqua),” kata Junaedhi.

Ketua Lazizawa Desa Ponggok, Teguh Kuwat, menjelaskan paket yang diserahkan tersebut masing-masing berisi beras 5 kg, telur ayam 1 kg, susu 1 kaleng, minyak goreng dan mi instan.

"Di Desa Ponggok ada enam RW dan 12 RT. Paket ini diserahkan Pak Kades kepada Ketua RW masing-masing untuk selanjutnya diserahkan kepada warga," ujarnya.

Ketua RW 4 Haryono mengatakan di wilayahnya ada 26 penerima paket tersebut dengan latar belakang warga tidak mampu, janda dan warga dengan mata pencaharian buruh. Pada situasi dan kondisi seperti ini mereka butuh bantuan.

"Ada buruh bangunan dan buruh tani. Warga pasti senang menerima paket ini," kata Haryono. (sol)



Selasa, 07 Apr 2020, 16:55:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 538 View
Lucunya Tingkah Punakawan Saat Bagikan Susu
Selasa, 07 Apr 2020, 16:55:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 5043 View
Mudik Tahun Ini Lebih Mahal, Satu Penumpang Bayar Dua Kursi
Selasa, 07 Apr 2020, 16:55:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 445 View
Pemudik ke DIY Sulit Dikontrol, 61 Ribu Sudah Masuk

Tuliskan Komentar