Ketua TP PKK Klaten Launching Posyandu 6 SPM Desa Jungkare
Ada rumah tidak layak huni atau anak putus sekolah bisa dilaporkan ke Posyandu 6 SPM.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten, Ny Fahrani Hamenang, me-launching Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) Desa Jungkare Kecamatan Karanganom serta Desa Kahuman Kecamatan Ngawen, Kamis (12/2/2026).
Pada acara tersebut, Ny Fahrani menyampaikan setelah Posyandu 6 SPM digalakkan agar tidak hanya mengurusi aspek kesehatan saja, tapi ada 5 aspek lain yang bisa diadukan meliputi pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan linmas serta sosial.
"Kemarin posyandu ada cek gula darah, penimbangan dan pengukuran berat badan anak, pemeriksaan tensi. Sekarang, kalau ada jalan rusak, ada rumah tidak layak huni, ada tetangga tidak mampu tapi tidak menerima bantuan sosial dan ada anak putus sekolah, semuanya bisa dilaporkan ke Posyandu 6 SPM," kata Ny Fahrani.
Ketika Posyandu 6 SPM sudah berjalan, kata dia, tidak ada satu warga masyarakat pun merasa ditinggal. Karena, semua bidang bisa dilaporkan ke Posyandu 6 SPM.
Memudahkan warga
Menurutnya, tidak semua warga masyarakat punya akses melaporkan suatu permasalahan ke kepala desa atau perangkat desa atau ke BPD. Dengan adanya Posyandu 6 SPM di desa akan memudahkan warga masyarakat melaporkan permasalahan yang ada. Sebab, di satu desa ada beberapa posyandu.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Jungkare Ny Nanti Windu Nugraha didampingi Bidan Desa Jungkare Ari Tri Arwanti kepada wartawan menyampaikan persiapan yang dilakukan TP PKK Desa Jungkare sebelum dilaunching dengan mempersiapkan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) terlebih dahulu.
“Harus dibenahi dan benar-benar dilaksanakan langkah 1 sampai langkah 5. Setelah Posyandu ILP jalan dilanjutkan ke-6 SPM dari bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, ketertiban umum dan linmas,” katanya.
"Bidang-bidang itu kita sosialisasikan ke kader, pengertian SPM itu apa, 6 bidang itu apa. Setelah itu kita ke pelaksanaan," tambahnya.
Untuk sementara, satu desa satu posyandu yang diangkat menjadi Posyandu 6 SPM. “Kalau itu sudah jalan, ke depannya Insya Allah 5 Posyandu dijalankan 6 SPM,” katanya.
Masal Gurusinga
