Kawanan Pencuri Bantalan Rel Menyamar sebagai Pekerja Proyek Perkeretaapian
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Empat kawanan pencurian rel kereta api bekas yang menyamar sebagai pekerja proyek perkeretaapian, ditangkap dua jam setelah mencuri 33 batang bantalan rel bekas.
Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin, kepada wartawan menjelaskan, pencurian di gudang milik PT KAI di Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, Kebumen, terjadi pada Selasa (14/5/2022) sekitar jam 05.30. Mereka ditangkap dua jam kemudian ketika mengangkut bantalan rel besi hasil pencurian.
"Dua jam setelah kejadian, tiga tersangka berhasil ditangkap," kata Burhanuddin yang didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kebumen, AKP Kadek Pande Apridya Wibisana, Rabu (25/5/2022).
Ketiga tersangka, PP (32) warga Desa Banjareja, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, Slt (21) warga Desa Nogoraji, Kecamatan Buayan, Kebumen, dan GS ( 26) warga Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong Kebumen. Tersangka keempat, WK (41) warga Desa Wonokriyo, Kecamatan Gombong, Kebumen, ditangkap sore harinya.
"Barang bukti yang disita, sebuah mobil pick up dan 33 bantalan rel besi," kata Burhanuddin.
Kadek Pande menambahkan, ketika melakukan aksinya, tiga tersangka memakai rompi warna oranye. Rompi itu sebagai cara untuk menyamar seolah olah pekerja proyek perkeretapian. Rompi, helm proyek, dan sepatu proyek, disita sebagai barang bukti.
Tersangka PP mengaku pernah bekerja sebagai pekerja proyek double track/rel ganda jalur selatan Jateng. Pakaian proyek itu dibeli sendiri, sehingga ketika tidak lagi sebagai pekerja proyek rel ganda, rompi, helm dan sepatu proyek digunakan untuk menyamar saat mencuri.
"Saya pernah kerja di proyek double track," kata PP kepada wartawan. (*)